Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDIP TB Hasanuddin menegaskan penolakan Singapura kepada Ustaz Abdul Somad murni kewenangan Singapura.
Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDIP TB Hasanuddin menegaskan bahwa penolakan Singapura kepada Ustaz Abdul Somad murni merupakan kewenangan Singapura. Menurut Hasanuddin, hal tersebut tidak bisa diintervensi oleh negara mana pun termasuk Indonesia.
"Perlu kami jelaskan dalam aturan keimigrasian, apa yang dilakukan oleh pemerintah Singapura itu bukan mengeluarkan ya dari wilayahnya, tetapi menolak di perbatasan untuk masuk ke wilayah Singapura," ungkap dia.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Pertanyakan Tindakan Singapura Deportasi UAS, Komisi I DPR: Jangan sampai Ada Alasan Like and DislikeJangan sampai ada alasan yang tidak mendasar, like and dislike...
Read more »
Alasan Komisi II DPR Usul Masa Kampanye Pemilu 2024 Cukup 75 HariKomisi II DPR mengusulkan masa kampanye Pemilu 2024 dipangkas jadi 75 hari. Hal ini mempertimbangkan efisiensi dan transisi pandemi ke endemi.
Read more »
Gantikan Luqman Hakim, Yanuar Prihatin Resmi Duduki Kursi Pimpinan Komisi II DPRYanuar Prihatin resmi menjabat Wakil Ketua Komisi II DPR menggantikan Luqman Hakim DPRRI
Read more »
Komisi II Sarankan Kampanye Dibagi Dua, Fisik dan Virtual untuk Hindari Money Politic | merdeka.comPolitikus PDI Perjuangan itu menyebut kampanye virtual saat menjelang pencoblosan bisa menghindari politik uang di masyarakat.
Read more »
Taliban Bubarkan Komisi HAM Afghanistan Karena Dianggap 'Tidak Perlu'Selain Komisi HAM, Taliban juga membubarkan dewan tinggi untuk rekonsiliasi nasional (HCNR), dewan keamanan nasional yang pernah berkuasa tinggi, dan komisi untuk mengawasi pelaksanaan konstitusi Afghanistan.
Read more »
Tarikan Cakades, Hari Ini Komisi I Panggil DPMD GresikPolemik tarikan atribut yang dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) kepada calon kepala desa (cakades) kembali berlanjut. Hari ini,
Read more »