Rupiah bergerak melemah 29 poin atau 0,2 persen ke posisi Rp14.404 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.375 per dolar AS.
Analis Indonesia Commodity and Derivatives Exchange Nikolas Prasetia saat dihubungi di Jakarta, Senin, mengatakan, hingga pagi ini gerak rupiah terlihat masih terkoreksi akibat penguatan dolar AS di mana para pelaku pasar terus menyerap sentimen kenaikan suku bunga AS.
Sementara itu, Nikolas juga menilai pelaku pasar khawatir dengan kembali meningkatnya jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia. "Lagi-lagi, terkait COVID juga masih menjadi perhatian karena kasus semakin tinggi dan diwaspadai dapat mempengaruhi pergerakan ekonomi dalam beberapa waktu ke depan," kata Nikolas.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
404 Narapidana Tunggu Dieksekusi MatiRatusan narapidana itu bakal dieksekusi mati sesuai dengan putusan pengadilan.
Read more »
Kemenkumham: Ada 404 Terpidana Mati Tunggu Eksekusi, Termasuk Nusakambangan | merdeka.comTita mengungkap, kasus dengan vonis hukuman mati di Indonesia masih didominasi oleh perkara narkotika.
Read more »
404 Napi Hukuman Mati Menunggu EksekusiNarapidana yang bakal dieksekusi mati itu tersebar di seluruh lembaga pemasyarakatan (LP/lapas), salah satunya, Lapas Nusakambangan.
Read more »
Dolar AS Ngamuk, Rupiah Loyo-loyonyaRupiah mencatatkan koreksi di tengah 'amukan' dolar AS pekan ini.
Read more »
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Senin 31 Januari 2022 | Market - Bisnis.comRupiah masih dipengaruhi sentimen penguatan dolar AS akibat rencana kenaikan suku bunga Federal Reserve.
Read more »
Amerika Serikat dan China 'Kompak' Beri Tekanan ke Rupiah!Setelah mencatat pelemahan melawan dolar Amerika Serikat (AS) sepanjang pekan lalu
Read more »