Nanjak terus, pasien anak yang meninggal karena mengalami gagal ginjal akut di Gambia, Afrika Barat menjadi 70 orang. Diyakini akibat obat batuk asal India.
Gambia, Afrika Barat, belakangan disorot lantaran melaporkan puluhan anak meninggal akibat gagal ginjal akut. Investigasi terkait penyebab meninggalnya sejauh ini, mengarah pada empat obat batuk buatan India.
"Presiden Adama Barrow memberikan pembaruan pada pertemuan kabinet darurat yang dia adakan pada hari Kamis untuk membahas krisis," menurut pernyataan kepresidenan, dikutip dariSeperti diketahui, sirup obat batuk merupakan produksi Maiden Pharmaceuticals Ltd yang berbasis di New Delhi, India. Sejak ditemukan kasus gagal ginjal, salah satu pabriknya ditutup di India utara sembari otoritas kesehatan setempat melakukan penyelidikan.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Kematian Gagal Ginjal Anak Terkait Obat Batuk di Gambia Jadi 70 KasusKematian gagal ginjal akut anak terkait obat batuk di Gambia bertambah jadi 70 kasus.
Read more »
Belajar dari Kasus Obat Batuk India di Gambia, 2 Hal Ini Penting DiperhatikanAda dua hal pembelajaran penting dari kasus obat batuk India yang bermasalah di Gambia.
Read more »
Gagal ginjal misterius: Perusahaan India berhenti produksi obat batuk sirup setelah puluhan anak meninggal di Gambia - BBC News IndonesiaPerusahaan produsen obat batuk sirup di India menghentikan produksi setelah dikaitkan dengan kematian puluhan anak di Gambia. Obat-obat itu, menurut WHO, boleh jadi terkait dengan penyakit gangguan ginjal akut.
Read more »
Anak Meninggal Gagal Ginjal Akut gegara Obat Batuk Naik Jadi 70 KasusNanjak terus, pasien anak yang meninggal karena mengalami gagal ginjal akut di Gambia, Afrika Barat menjadi 70 orang. Diyakini akibat obat batuk asal India.
Read more »