Kebijakan harga pertalite saat ini sudah tepat
Keputusan pemerintah untuk mempertahankan harga Pertalite di tengah gejolak harga minyak dunia dinilai realistis untuk menjaga daya beli masyarakat. Dalam jangka pendek kebijakan tersebut dinilai tepat dilakukan namun tidak bisa dipertahankan untuk jangka panjang.
Menurut Josua, kebijakan subsidi BBM yang dilakukan setiap tahun menjadi kontraproduktif terhadap anggaran, mengingat subsidi BBM merupakan kegiatan konsumtif dan subsidi tersebut cenderung tidak tepat sasaran kepada masyarakat miskin dan menengah ke bawah. “Di tengah kondisi abnormal ini, pemerintah berupaya untuk menekan dampaknya pada perekonomian domestik dengan memberikan subsidi BBM Pertalite,” ucapnya.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Minyak Mentah Dunia Melonjak, Stabilitas Harga Pertalite Perlu DijagaSeiring dengan kenaikan harga minyak mentah dunia, Dewan Energi Nasional (DEN) mendorong PT Pertamina (Persero) dapat mempertahankan stabilitas harga bahan minyak (BBM) jenis Pertalite.
Read more »
Pertamina sebut tak naikkan harga Pertalite demi stabilitas ekonomiPT Pertamina (Persero) memastikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite tidak naik meski harga minyak mentah dunia terus melonjak akibat konflik ...
Read more »
Harga Pertalite Nggak Naik Meski Minyak Dunia Menggila, Pertamax Gimana?Pemerintah dan PT Pertamina (Persero) memastikan tidak menaikkan harga Pertalite. Meski, harga minyak mentah terus melonjak imbas perang Rusia-Ukraina.
Read more »
HET Minyak Goreng di Ritel Modern dan Pasar Tradisional Dinilai Tak SinkronImplementasi atas kebijakan menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng dinilai tidak adil dan merata.
Read more »
Pemerintah-Pertamina Pastikan Harga Pertalite tidak NaikMeski harga minyak dunia tembus US$130 per barel, Pertamina berkoordinasi dengan pemerintah, memutuskan harga Pertalite tetap di harga jual Rp7.650 per liter.
Read more »