Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bakal melakukan berbagai upaya untuk menagih piutang kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia alias BLBI senilai Rp 110 triliun. TempoBisnis
TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bakal melakukan berbagai upaya untuk menagih piutang kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia alias BLBI senilai Rp 110 triliun. Ia berharap ada niat baik dari para obligor maupun debitur untuk membayar utangnya.Sri Mulyani mengatakan pemerintah akan melacaknya dan mengeksekusi melalui Panitia Urusan Piutang Negara.
'Oleh karena itu, hak tagih negara ini terdiri dari mereka yang statusnya adalah obligor yaitu para pemilik dari bank-bank yang dibantu oleh negara melalui BLBI atau debitur yaitu mereka yang pinjam dari bank-bank yang dibantu oleh negara,' ujar dia.Menurut Sri Mulyani, saat ini ada senilai Rp 110,454 triliun dana dalam berbagai bentuk aset tagihan atau utang kepada negara. Utang itu, kata dia, akan ditagih melalui mekanisme piutang negara, yaitu masalah perdata.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Sri Mulyani akan blokir akses obligor BLBI ke lembaga keuanganMenteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan tim satuan tugas (satgas) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) akan memblokir akses para ...
Read more »
Sri Mulyani Respons Pidato Jokowi Soal Belanja InfrastrukturMenteri Keuangan Sri Mulyani merespons pidato Presiden Jokowi terkait belanja infrastruktur pemerintah pusat dan daerah yang tak jelas dan tak sinkron.
Read more »
Sri Mulyani Targetkan Konsumsi 2022 Capai 5,3 PersenMenkeu Sri Mulyani Indrawati menyatakan pemerintah akan berupaya mendorong konsumsi rumah tangga pada tahun depan hingga berada di sekitar 5,1- 5,3 persen tahun depan.
Read more »
Sri Mulyani: Penerbitan Global Sukuk Capai Rp 1.728,71 T |Republika OnlineSaat ini keuangan Islam telah berkembang sangat cepat.
Read more »
Sri Mulyani Bidik Konsumsi Rumah Tangga Tumbuh 5,3 Persen di 2022Sri Mulyani Indrawati menyatakan pemerintah akan berupaya mendorong konsumsi rumah tangga pada tahun depan hingga berada di sekitar 5,1- 5,3 persen TempoBisnis
Read more »
Stafsus Sri Mulyani Bilang Kenaikan PPN 'Kelas Atas' Berlaku 1 atau 2 Tahun Lagi - Tribunnews.comSelama ini barang-barang yang dibutuhkan itu mungkin dikenai pajak 10 persen, sehingga nanti bisa dikurangi jadi 7 persen atau 5 persen
Read more »