Erick mengatakan rangkap jabatan di Kementerian BUMN tidak menyalahi undang-undang.
Soal Rangkap Jabatan Pejabat Kemenkeu di BUMN, Ini Kata Erick ThohirJAKARTA — Menteri Badan Usaha Milik Negara , Erick Thohir angkat bicara terkait 39 pejabat Kementerian Keuangan yang rangkap jabatan di BUMN.
Erick mengatakan bahwa rangkap jabatan di Kementerian BUMN tidak menyalahi undang-undang. Rangkap jabatan, menurutnya, jangan dikonotasikan jelek selama tidak ada intervensi dan menyalahi aturan yang berlaku. Erick menilai perwakilan kementerian yang ada di BUMN menjadi penting dalam sarana pengecekan dan menjaga keseimbangan.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
KPK Koordinasi dengan Kementerian BUMN dan Kemendagri untuk Evaluasi BUMN dan BUMD yang Tak Sehat“Kita sudah melakukan koordinasi dengan Kementerian BUMN dan Kemendagri untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh,' katanya.
Read more »
Erick Thohir : Harus Berani Bicara Fakta Bukan Menutup-nutupiMenteri BUMN Erick Thohir berpesan untuk seluruh insan BUMN agar berbicara sesuai dengan fakta.
Read more »
Staf Sri Mulyani: Pegawai Kemenkeu Jadi Komisaris BUMN Tak Langgar Undang-UndangPenempatan para pegawai Kementerian Keuangan menjadi komisaris BUMN tidak melanggar aturan karena bertumpu pada Undang-Undang Kementerian Negara dan Undang-Undang Kementerian BUMN.
Read more »
Kementerian BUMN Siap Kucurkan PMN ke PT InkaPT Industri Kereta Api atau Inka telah mengantongi banyak kontrak pemesanan termasuk dari PT Kereta Api Indonesia (Persero).
Read more »
Daftar Kementerian dan BUMN yang Larang Pegawainya Pamer HartaBeberapa perusahaan BUMN, kementerian, dan instansi melarang hingga merilis aturan bagi pegawai untuk tidak pamer harta kekayaan. Mana saja?
Read more »
Menteri BUMN Erick Thohir Jadi Bakal Calon Wakil Presiden Terpopuler PPPWaketum PPP Arsul Sani menyebut sejumlah tokoh lain yang paling dipertimbangkan untuk diusung menjadi Capres dan Cawapres, antara lain Ganjar Pranowo, Sandiaga Salahuddin Uno, Prabowo Subianto, dan Airlangga Hartarto.
Read more »