Pengusaha dan awak angkutan umum di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mulai menjual armadanya karena sepi penumpang selama pandemi Covid-19. | Regional
Selain itu, pengusaha angkutan juga merasakan dampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat yang terus diperpanjang.
"Dulu itu setoran angkutan setiap hari sekitar Rp 120.000 sampai Rp 140.000, tapi sekarang hanya maksimal Rp 40.000. Untuk yang jenis prona juga sama saja, setoran dari kisaran Rp 250.000, sekarang hanya Rp 100.000," ungkapnya. Menurut Hadi, penurunan jumlah penumpang dipengaruhi aturan pemerintah mengenai sekolah daring, sehingga siswa tak lagi menggunakan jasa angkutan umum.
"Selain itu juga pabrik-pabrik banyak yang melakukan PHK dan merumahkan karyawan, jadi ya penumpang semakin berkurang, kami hanya bisa pasrah," jelasnya.Namun, karena kondisi sekarang ini mereka termasuk jajaran masyarakat yang paling miskin. "Kami harus menutup operasional, membayar pajak, dan kebutuhan lain. Padahal kondisi tidak memungkinkan bekerja maksimal, sehingga kami minta ada solusi dari pemerintah atas kondisi ini," imbuhnya.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Ingin Bayinya Lahir Sehat dan Selamat, Ratusan Ibu Hamil di Semarang Ikut Vaksinasi Covid-19Ratusan ibu hamil di Kota Semarang, Jawa Tengah mulai disuntik vaksin Covid-19 di RSUP dr Kariadi Kota Semarang pada Kamis (19/8/2021).
Read more »
Jual Ganja yang Ditanam di Semarang, 2 Pemuda Ini DitangkapPolisi menangkap dua orang di Semarang yang menanam ganja dan menjualnya.
Read more »
Raperda Perubahan PDAM Kabupaten Semarang Segera Dibahas |Republika OnlinePerusahaan umum daerah dimiliki sepenuhnya oleh Pemkab Semarang.
Read more »
Pemerintah Jual Sukuk Ritel SR015 Kupon 5,10 persenDJPPR Kementerian Keuangan menjual sukuk ritel seri SR015 dengan tingkat imbalan tetap sebesar 5,10 persen per tahun serta masa tenor selama tiga tahun.
Read more »
Semarang Segera Gelar Pembelajaran Tatap Muka |Republika OnlineStatus PPKM Kota Semarang turun dan kini berada di level 3.
Read more »