Kementerian Pertahanan Rusia pada Jumat (8/4/2022) membantah telah melancarkan 'serangan roket' ke stasiun kereta api di kota Kramatorsk.
Moskwa, Beritasatu.com- Kementerian Pertahanan Rusia pada Jumat membantah telah melancarkan"serangan roket" ke stasiun kereta api di kota Kramatorsk, Ukraina. Seperti dilaporkan Xinhua, Rusia menerima laporan otoritas setempat bahwa serangan itu telah menewaskan sedikitnya 39 orang.
"Pada 8 April, angkatan bersenjata Rusia tidak memiliki misi penembakan di kota Kramatorsk," katanya.Pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia mencatat bahwa sistem rudal taktis Tochka-U tidak digunakan di"Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk" atau di Rusia tetapi secara aktif digunakan oleh militer Ukraina.
Sementara itu, kepala administrasi militer-sipil Donetsk Pavlo Kyrylenko mengatakan sedikitnya 87 orang terluka dalam serangan itu.Seperti dilaporkan AP, Pavlo Kyrylenko, gubernur regional Donetsk, yang terletak di Donbas, mengatakan bahwa 50 orang tewas, termasuk lima anak-anak, dan puluhan lainnya terluka.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
UPDATE Perang Rusia Vs Ukraina: Rusia Bantah Bantai Warga Sipil di Bucha | Kabar24 - Bisnis.comKementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa pasukannya tidak membunuh warga sipil di Bucha, kota di luar Ibu Kota Ukraina Kyiv.
Read more »
Presiden Ukraina Mengutuk Serangan Rusia di KramatorskPresiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan militer Rusia menghantam terminal kereta api di kota Kramatorsk, menewaskan lebih dari 30 orang dan melukai 300 lainnya. Zelenskyy berbicara tentang serangan itu dalam pidato, Jumat (8/4) di parlemen Finlandia. “Ini terminal kereta api biasa....
Read more »
Dituding Serang Stasiun Kereta Api Ukraina, Ini Jawaban RusiaPemerintah Rusia membantah tuduhan bahwa militernya telah melakukan serangan misil ke Stasiun Kramatorsk.
Read more »
AS Minta Rusia Dikeluarkan dari G20, Sebut Tak Akan Berpartisipasi Jika Rusia Masih AdaAmerika Serikat telah meminta Rusia dikeluarkan dari kelompok ekonomi G20. Hal tersebut terkait agresi militer Rusia ke Ukraina.
Read more »
Menkeu AS Ngotot Rusia Harus Diusir dari G20: Saya Telah Menjelaskan kepada Indonesia - Pikiran-Rakyat.comIndonesia diketahui memiliki sikap politik luar negeri yang bebas aktif. Sehingga Indonesia bersikap netral terhadap invasi Rusia di Ukraina
Read more »
Zelenskyy Tuding Rusia Hendak Sembunyikan Bukti Kejahatan Perang di Ukraina | merdeka.comTak hanya itu, Zelenskyy juga kembali menekankan sanksi Barat terhadap Rusia tidaklah cukup.
Read more »