Pemerintah Rusia membantah tuduhan bahwa militernya telah melakukan serangan misil ke Stasiun Kramatorsk.
Jakarta, CNBC Indonesia
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis Kedutaan Besar Rusia di Jakarta, Kremlin menegaskan bahwa insiden yang dilaporkan menewaskan lebih dari 30 orang itu justru merupakan serangan yang dilakukan militer Ukraina. Ini untuk membuat posisi Rusia di dunia internasional makin terpojok.
"Menurut data operasional, lebih dari 30 orang tewas dan lebih dari 100 terluka dalam serangan roket di stasiun kereta api Kramatorsk," tutur pernyataan tersebut, dikutipPavlo Kyrylenko, Gubernur Donetsk, mengatakan ribuan orang telah berada di stasiun pada saat roket menghantam.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Dua Roket Rusia Hantam Stasiun Kereta Jalur Evakuasi Warga Sipil UkrainaDua roket Rusia menghantam sebuah stasiun kereta di Kramatorsk, Ukraina timur, hingga menimbulkan korban jiwa.
Read more »
Stasiun Kereta Jalur Evakuasi Ukraina Dihantam 2 Roket RusiaDua roket Rusia menghantam sebuah stasiun kereta di Kramatorsk, Ukraina timur, hingga menimbulkan korban jiwa, kata pihak perusahaan stasiun kereta api Ukraina, Jumat.
Read more »
Kurikulum Sekolah Rusia Dijejali Materi Sanksi Anti-Rusia oleh Barat, Dikritik sebagai PropagandaSekolah-sekolah di Rusia dilaporkan dijejali materi baru oleh pemerintah untuk mengajarkan “sanksi anti-Rusia” oleh Barat serta kemampuan Rusia menghadapinya.
Read more »
AS Minta Rusia Dikeluarkan dari G20, Sebut Tak Akan Berpartisipasi Jika Rusia Masih AdaAmerika Serikat telah meminta Rusia dikeluarkan dari kelompok ekonomi G20. Hal tersebut terkait agresi militer Rusia ke Ukraina.
Read more »
UPDATE Perang Rusia Vs Ukraina: Rusia Bantah Bantai Warga Sipil di Bucha | Kabar24 - Bisnis.comKementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa pasukannya tidak membunuh warga sipil di Bucha, kota di luar Ibu Kota Ukraina Kyiv.
Read more »