Rencana Kenaikan Suku Bunga The Fed Perlambat Pasar Utang AS
Bisnis.com, JAKARTA — Pasar utang AS melambat setelah perusahaan dan pemerintah melihat kenaikan imbal hasil obligasi baru-baru yang di tambah dengan rencana kenaikan suku bunga dan kekhawatiran stagflasi.
Dua penerbit menunda penerbitan obligasi pada akhir pekan lalu, termasuk lender otomotif World Omni Financial Corp. Perusahaan semakin mundur ketika imbal hasil melonjak. Pada Selasa, setidaknya tiga peminjam memutuskan untuk tidak mengumumkan transaksi.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Rupiah Dibuka Merah, Investor Tunggu Putusan Suku Bunga The Fed | Market - Bisnis.comNilai tukar rupiah melemah 0,06 persen atau 8 poin terhadap dolar AS pada pukul 09.13 WIB di tengah penguatan dolar AS jelang pengumuman suku bunga The Fed.
Read more »
Rupiah Dibuka Menguat Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed | Market - Bisnis.comRupiah menguat meskipun ada kekhawatiran kenaikan suku bunga Federal Reserve pada pekan ini.
Read more »
Lonjakan Wall Street Bisa Dorong IHSG ke 7.000, Rekomendasi Saham BBRI, UNTR, ADRO | Market - Bisnis.comIHSG diprediksi rebound dengan rentang pergerakan dalam kisaran 6.850 hingga 7.000 dengan dorongan lonjakan Wall Street jelang kenaikan suku bunga The Fed.
Read more »
Sukuk Ritel SR016 Jadi Incaran, Tembus Rp16,35 Triliun | Market - Bisnis.comMinat investor terhadap instrumen sukuk ritel (SR) seri SR016 tercatat tetap tinggi di tengah prospek kenaikan suku bunga The Fed.
Read more »
Kenaikan PPN Tak Bebani Masyarakat Kecil, Asal Pak Jokowi Lakukan Ini | Ekonomi - Bisnis.comKenaikan tarif PPN tidak serta-merta merugikan kelompok berpendapatan rendah selama pengeluaran pemerintah bagi kelompok tersebut meningkat.
Read more »
Narasi Institute: Risiko Kenaikan Harga Minyak Masih Terbuka Lebar | Ekonomi - Bisnis.comKenaikan harga minyak masih mungkin terjadi. Meskipun, harga minyak mentah brent yang merupakan patokan internasional sudah melewati US$130 per barel.
Read more »