Pengurusan administrasi kependudukan masih butuh “pelumas”. Metropolitan AdadiKompas wisnudany_
Salah satu pegawai di Kelurahan Paninggilan Utara, Kota Tangerang, Banten, tengah berbincang dengan warga terkait undangan penerima bantuan sosial di kantor kelurahan, Selasa .
Belakangan Tamrin dicopot dan dimutasikan sebagai staf bidang fungsional di Kecamatan Ciledug. Dia telah menjalani pemeriksaan oleh Inspektorat Kota Tangerang yang hasilnya bakal keluar pekan depan. Sanksi penundaan kenaikan pangkat hingga pemberhentian sebagai aparatur sipil negara pun menantinya.Pascapencopotannya, layanan publik di Kantor Kelurahan Paninggilan Utara berlangsung normal.
Warga lainnya, Leny , juga menghadapi situasi serupa. Karyawan swasta dari Larangan itu tahu kalau tidak ada pungutan biaya untuk pengurusan administrasi. ”Harusnya gratis, tetapi jadi lebih lama pengurusannya kalau tidak ada kenalan dan uang lelah,” ucapnya.Kantor Kelurahan Paninggilan Utara di Ciledug, Kota Tangerang, Banten, Selasa . Layanan publik di kelurahan ini berjalan normal pascapencopotan lurahnya yang terekam dalam video dugaan pungli.
Guru Besar Administrasi Negara Universitas Gadjah Mada Sofian Effendi menuturkan, perubahan drastis itu terjadi karena ASN dibiarkan seperti rumput liar. ”Kalau sejak diterima sebagai pegawai sampai berpuluh-puluh tahun kemudian dia dibiarkan tak dilatih, dibiarkan seperti rumput liar, ya, tidak akan maju-maju. Kita mengharapkan pegawai berkelas internasional, tetapi mereka dibiarkan tumbuh liar,” tuturnya.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Merawat Kebangsaan KitaGuna merawat dan mengaktualisasikan nilai-nilai kebangsaan Indonesia maka pembangunan ”ranah mental spiritual” melalui keandalan rezim “pendidikan dan pengetahuan” sebagai agensi utamanya adalah sangat penting. Opini Pontjo Sutowo AdadiKompas
Read more »
Teri Kampung Hadakewa NTT ”Berselancar” di Pasar DaringPamor ikan teri asal Desa Hadakewa di Nusa Tenggara Timur semakin terkenal sejak dipasarkan secara daring. Produk warga kampung itu berselancar lintas batas lewat sentuhan gawai. Nusantara AdadiKompas
Read more »
Duel ”Terboros” Guardiola dan MourinhoPep Guardiola dan Jose Mourinho menjadi dua manajer paling boros dalam mendatangkan pemain baru. Raihan puluhan trofi yang mereka persembahkan adalah hasil dari keloyalan merogoh uang di setiap jendela transfer. Olahraga AdadiKompas
Read more »
Lima Kementerian dan Lembaga Sepakat Berantas ”Pinjol” IlegalLima kementerian/lembaga menandatangani pernyataan bersama untuk meningkatkan upaya pemberatasan penawaran pinjam-meminjam uang berbasis teknologi informasi atau ”pinjaman online” ilegal. EKonomi AdadiKompas
Read more »
Anak Buah Juliari Minta Maaf ke Masyarakat, Mengaku Hanya Jalankan Perintah Pungut ”Fee” BansosAdi Wahyono dan Matheus Joko Santoso, anak buah bekas Mensos Juliari Batubara, meminta maaf kepada masyarakat Indonesia atas kasus korupsi bansos Covid-19. Mereka mengaku hanya menjalankan perintah Juliari. Polhuk AdadiKompas dianvictory
Read more »
Cakap Anak Medan Bukan ”Kaleng-kaleng”Dialek Medan kadang bikin pusing pendatang. Ada yang kesulitan mencari SPBU karena di Medan disebut galon minyak. Anak Medan sendiri kadang bingung di daerah lain ketika mencari doorsmeer untuk mencuci keretanya. GeliatKota AdadiKompas
Read more »