KPU harus memperhatikan kesiapan mulai dari anggaran, hingga mitigasi risiko.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Eksekutif Perludem Khoirunnisa Nur Agustyati menilai wacana memajukan pemungutan suara Pemilu dari 21 April 2024 menjadi 21 Februari 2024 untuk menghindari kerumitan pelaksanaan Pemilu dan Pilkada. Sebab, Pilkada juga dilaksanakan di tahun yang sama, yakni November 2024.
Namun, ia mengingatkan perlunya diperhatikan kesiapan Pemilu maupun Pilkada 2024 agar pelaksanaannya lebih baik dibandingkan Pemilu 2019 mulai dari anggaran, penyelenggara hingga mitigasi risiko."Misalnya memaksimalkan simulasi, memastikan kesiapan anggaran, menyiapkan sumber daya manusia , dan manajemen risiko supaya tidak mengulangi lagi apa yang terjadi di pemilu 2019," kata Khoirunnisa.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Survei: Elektabilitas PDIP Hampir 2 Kali Lipat GerindraSurvei lembaga Paramater Indonesia menemukan PDIP akan menjadi pemenang pemilu jika dilaksanakan pada tahun ini.
Read more »
PDIP Tak Masalah Pemilu 2024 Dimajukan: Mempertimbangkan Dinamika PilkadaPDIP setuju dengan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama DPR yang memajukan pemungutan suara Pemilu 2024.
Read more »
Giri Yakin Firli Juga tak Lulus Jika Ikut TWK Pegawai KPK |Republika OnlineDi bawah Firli, IPK di Indonesia turun sampai tiga poin dan terburuk di era reformasi
Read more »
Kecepatan Ferrari di Baku di Luar Harapan Sainz dan Leclerc |Republika OnlineFerrari tampil kompetitif di sesi latihan bebas Grand Prix Azerbaijan, Sirkuit Baku.
Read more »