Pedagang Daging Sapi Batal Mogok Jualan Besok, Ini Alasannya
Bisnis.com, JAKARTA — Ketua Jaringan Pemotongan dan Pedagang Daging Indonesia Aswani mengatakan pemotong dan pedagang sapi batal untuk melakukan mogok jualan besok.
“Kekurangan sapi ini tidak mungkin kita datangkan dari negara sahabat seperti Australia atau negara lain, pemerintah mencoba memposisikan sentra-sentra produksi bisa dikeluarkan kurang lebih 78 ribu ekor untuk kebutuhan menjelang Ramadhan di Pulau Jawa,” kata Asnawi melalui sambungan telepon, Minggu .
“Harga karkas itu terendah Rp105.000 di tingkat RTH tertinggi Rp108.000 sebelumnya Rp94.000 artinya kenaikan 15 persen itu tertinggi sampai saat ini stagnan belum ada fluktuasi signifikan,” kata dia.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Pedagang Daging Sapi Batal Mogok Jualan, Ini AlasannyaPedagang daging sapi batal melaksanakan aksi mogok jualan mulai Senin 28 Februari.
Read more »
Pedagang Daging Sapi Batal Mogok Besok, Ternyata karena Hal IniPedagang daging sapi batal melaksanakan aksi mogok. Semula para pedagang mau libur jualan mulai besok Senin 28 Februari.
Read more »
Dibanding Menaikkan Harga Daging Sapi, Pedagang di Ciamis Lebih Memilih Dapat Keuntungan Sedikit - Pikiran-Rakyat.comPedagang sudah mengetahui ada ancaman demo serta kenaikan harga di daerah lain, namun memilih untuk bertahan dengan keadaan saat ini.
Read more »
JAPPDI Minta Pedagang Daging Sapi Tidak Mogok BerjualanApa upaya pemerintah untuk menurunkan harga daging sapi, dan juga mencukupi kebutuhan harian daging sapi masyarakat, yang dijual di pasaran?
Read more »
Pedagang Daging Sapi Berharap Intervensi Pemerintah | Jakarta Bisnis.comHarga jual daging sapi kepada konsumen mencapai Rp140.000 per kilogram (kg).
Read more »
Buka-bukaan Penyebab Harga Minyak Goreng hingga Daging Sapi MahalMasyarakat tengah dihadapkan oleh kenaikan harga komoditas pangan, seperti daging sapi, tahu tempe dan minyak goreng.
Read more »