Masyarakat tengah dihadapkan oleh kenaikan harga komoditas pangan, seperti daging sapi, tahu tempe dan minyak goreng.
Liputan6.com, Jakarta Masyarakat tengah dihadapkan oleh kenaikan harga komoditas pangan. Mulai dari minyak goreng yang sulit ditemukan hingga harga daging sapi yang belakangan mengalami kenaikan hingga Rp 165 Ribu per Kilogram.
Sementara itu, untuk komoditas yang cukup bergantung pada impor, seperti daging, gula dan kedelai, ini dipengaruhi oleh pasokan internasional. Sehingga harga di dalam negeri juga dipengaruhi fluktuasi harga dan supply chain global. Ia menyebut, kenaikan harga pangan sendiri lumrah terjadi ketika menghadapi momen-momen tertentu seperti Ramadan, Idul Fitri, ataupun hari raya Natal. Jadi, menurut Said, pemerintah seharusnya sudah bisa mengantisipasi hal ini.
2 dari 2 halamanKedaulatan PanganLebih lanjut, sebagai solusi jangka panjang, Said menyebut pemerintah perlu mengakhiri situasi ketergantungan terhadap impor. Artinya perlu ada upaya kedaulatan pangan yang terjadi di dalam negeri. Dengan demikian, ia menilai perlu dilakukan penguatan produksi dengan memperkuat dukunga kepada petani untuk meningkatkan produksinya. Dukungan itu bisa dalam betuk pemberian akses terhadap faktor produksi seperti lahan, benih, modal, pendampingan hingga alat.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Kisah Si Bungsu Buka Sop Ayam Pak Min, Gerobak Ambruk hingga TerbakarRagil, putra bungsu Tugimin dan Wagiyem, pendiri Sop Ayam Pak Min Klaten, mengawali pembukaan cabang usaha ayahnya yang kini berjumlah 40-an cabang.
Read more »
Parpol Nonparlemen Gelar Pertemuan, Buka Wacana KoalisiKetua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo mengungkapkan, Partai Berkarya juga akan masuk ke koalisi tersebut sehingga koalisi ini akan mengantongi 13,6 juta suara hasil Pemilu 2019. Nasional JernihkanHarapan
Read more »