OKI: Afghanistan Jangan Dijadikan Surga Teroris

South Africa News News

OKI: Afghanistan Jangan Dijadikan Surga Teroris
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 hariankompas
  • ⏱ Reading Time:
  • 92 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 40%
  • Publisher: 70%

Sidang Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) menyerukan kepada kepemimpinan masa depan Afghanistan dan masyarakat internasional untuk memastikan Afghanistan tak lagi dijadikan sebagai pangkalan atau surga bagi para teroris. Internasional AdadiKompas

Petugas keamanan Afghanistan berupaya menertibkan warga yang mengantre di luar Bandar Udara Internasional Hamid Karzai di Kabul, Afghanistan, 17 Agustus 2021.

Pekan lalu, melalui juru bicara Zabihullah Mujahid, Taliban menjanjikan wajah yang berubah dengan saat mereka berkuasa tahun 1996-2001. Kelompok itu menawarkan janji rekonsiliasi, bersumpah tak akan membalas dendam terhadap lawan-lawan politiknya, dan menghormati hak-hak perempuan dalam pemerintahan baru Afghanistan.

Antrean panjang mengular di luar gerbang bandara Kabul. Warga Afghanistan mendekap barang-barang seadanya dan menunggu diperbolehkan memasuki area bandara. Harapannya, mereka segera dinaikkan ke atas pesawat dan diterbangkan ke negara lain. Tujuan penerbangan tidak terlalu dipermasalahkan untuk saat ini. Yang penting mereka bisa secepatnya keluar dari Afghanistan.Di luar gerbang, para tentara Taliban sibuk menertibkan warga.

Akibat kekacauan itu, AS dan Jerman mengumumkan kepada warga mereka yang berada di Afghanistan untuk tidak datang ke bandara Kabul. Mereka diminta tetap di kediaman masing-masing dan menunggu arahan dari pemerintah. Adapun Swiss memutuskan membatalkan penerbangan ke Kabul, belum ada informasi jadwal penggantian penerbangan.

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Gedung Putih di AS, setidaknya ada 50.000-60.000 warga Afghanistan yang berafiliasi dengan pemerintahan ataupun lembaga internasional. Mereka menunggu untuk diungsikan karena takut menjadi incaran Taliban. Ini belum ditambah dengan orang-orang Afghanistan yang tidak berafiliasi pada lembaga apapun, tetapi merasa terancam hidupnya.

China dijauhi negara-negara Barat karena tudingan isu pelanggaran hak asasi manusia seperti kepada kaum Uighur di Xinjiang, Tibet, perundungan kepada Taiwan dan isu sengketa di Laut China Selatan, serta penangkapan pegiat prodemokrasi di Hong Kong. Rusia juga merupakan negara yang dipermasalahkan penegakan HAM di bawah pemerintahan Vladimir Putin.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

hariankompas /  🏆 8. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

OKI akan Bantu Wujudkan Perdamaian di AfghanistanOKI akan Bantu Wujudkan Perdamaian di AfghanistanOrganisasi Kerjasama Islam (OKI) hari Minggu (22/8) berjanji akan membantu mewujudkan perdamaian di Afghanistan. Organisasi itu memperingatkan agar para pemimpin masa depan Afghanistan tidak lagi melindungi ‘organisasi teroris’; dan mengimbau dialog yang inklusif guna menyelesaikan krisis...
Read more »

Menag Minta Islam tidak Diidentikkan dengan TerorismeMenag Minta Islam tidak Diidentikkan dengan Terorisme'Kalau ada teroris yang beragama Islam mungkin ada, begitu juga dengan agama lain, tapi jangan pernah identikkan Islam dengan terorisme.'
Read more »

Sisir Gudang Bahan Peledak Bendungan Tamblang, Sentil Aksi Teroris, Ini Warning Kapolres BulelengSisir Gudang Bahan Peledak Bendungan Tamblang, Sentil Aksi Teroris, Ini Warning Kapolres BulelengKapolres Buleleng AKBP Andrian Pramudianto menyisir gudang bahan peledak bendungan Tamblang di Kecamatan Sawan. Dia meminta jangan sampai jatuh ke teroris bendungantamblang
Read more »

Taliban Serobot Humvee Amerika, Dijadikan Mobil Patroli Kuasai AfghanistanTaliban Serobot Humvee Amerika, Dijadikan Mobil Patroli Kuasai AfghanistanSebelum Taliban, ISIS juga merebut Humvee saat menyerbu Mosul, Irak, pada Agustus 2014. Kendaraan militer itu diberikan AS untuk AD Irak.
Read more »

Pakar Harapkan Konflik Afghanistan Jangan Sampai Rusak Persatuan di IndonesiaPakar Harapkan Konflik Afghanistan Jangan Sampai Rusak Persatuan di IndonesiaProf Hikmahanto Juwana mengingatkan seluruh masyarakat jangan sampai konflik yang terjadi di Afghanistan merusak persatuan dan kesatuan di Tanah Air.
Read more »



Render Time: 2025-04-03 04:23:54