Rupiah hari ini diprediksi bergerak pada rentang Rp14.080- Rp15.060 per dolar AS.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA – Nilai tukar rupiah hari ini berpotensi melemah menjelang Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 21-22 Juni 2023. Pelaku pasar juga akan menanti kesaksian dua hari Ketua Federal Reserve Jerome Powell di hadapan kongres AS.
Kemarin, penguatan dolar AS terhadap beberapa mata uang kawasan Asia terjadi seiring penurunan suku bunga oleh bank sentral China yang gagal meredakan kekhawatiran investor akan perlambatan pertumbuhan perekonomian. “Namun, ukuran penurunan suku bunga ini mengecewakan beberapa orang yang khawatir bahwa tidak akan cukup untuk menopang kepercayaan, dengan sektor properti China yang sangat terpukul dengan para pedagang mencari paket stimulus yang lebih luas dari otoritas China,” ujar Ibrahim dalam riset, dikutip Rabu .
Lantas para bakal capres tersebut membutuhkan bakal calon wakil presiden yang mengerti perekonomian. Hal ini agar pasangan capres dan cawapres dapat berkolaborasi memajukan perekonomian dalam kurun waktu 5 tahun ke depan.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Selasa Pagi Nilai Tukar Rupiah Terperosok, Tembus Level Rp15.000 per Dolar AS - Tribunnews.comSelasa Pagi Nilai Tukar Rupiah Terperosok, Tembus Level Rp15.000 per Dolar AS via tribunnews
Read more »
Rupiah Dibuka Melemah ke Level Rp15.000 Jelang Sabda The FedNilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah kembali ke level Rp15.000 jelang pidato Ketua Federal Reserve atau The Fed Jerome Powell.
Read more »
Ini Penyebab Dolar Perkasa hingga Tembus Rp15.000Pelemahan rupiah kembali menembus di atas Rp15.000/US$ menjadi yang pertama terjadi sejak awal Juni
Read more »
BI Diramal Tahan Suku Bunga Acuan Sepanjang Tahun, Kurs Rupiah Ambruk Jadi Rp14.994/USDNilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikatm (USD) terus melemah hingga perdagangan sore ini, Senin (19/6/2023) saat BI diprediksi bakal tahan suku bunga acuan. Sindonews news .
Read more »