Pelemahan rupiah kembali menembus di atas Rp15.000/US$ menjadi yang pertama terjadi sejak awal Juni
Begitu pula untuk pasar saham pada perdagangan kemarin, Senin juga nampak ada net sell dari investor asing senilai Rp407,94 miliar di seluruh pasar baik nego maupun reguler.
Sejauh ini, pelaku pasar memproyeksikan BI masih akan kembali menahan suku bunga di level 5,75%. Hingga rapat terakhir pada bulan lalu, itu berarti suku bunga sebesar 5,75% kemudian ditahan selama empat bulan terakhir.Rupiah juga melemah karena lesunya perekonomian China. Data-data ekonomi China menunjukkan ekonomi Tiongkok melemah mulai dari ekspor impor hingga meningkatnya pengangguran.
Suku bunga dipangkas rupisebesar 10 basis poin untuk tenor satu tahun dan lima tahun masing-masing menjadi 3,55℅ dan 4,2℅, sesuai dengan ekspektasi pasar. Bagi Indonesia, Tiongkok adalah mitra dagang terbesar sekaligus pasar terbesar bagi produk-produk unggulan seperti batu bara dan besi baja. China juga menjadi salah satu investor asing terbesar di RI.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Ada Sedikit Keceriaan di Pasar Kripto, Apa Sebab?Ternyata, ini penyebab transaksi aset kripto bergairah di akhir minggu ini.
Read more »
Penyebab Udara Tak Sehat di Jakarta Belakangan ini - Jawa PosDia mengatakan bahwa kelembaban udara yang relatif tinggi dapat menyebabkan munculnya lapisan inversi yang dekat dengan permukaan.
Read more »
Ini Penyebab Pasukan Timnas Argentina Terkesan 'Sombong' Selama Berada di Indonesia |Republika OnlinePasukan Timnas Argentina enggan diwawancarai sejak tiba ke Indonesia.
Read more »
Ini Penyebab Hubungan AS-Cina di Titik Terendah |Republika OnlineAS sebarkan persepsi keliru sehingga mengarah ke kebijakan yang salah terhadap Cina
Read more »
Waspada, Ini Penyebab Kematian Terbanyak Jemaah Indonesia di Musim Haji 2023Jumlah jemaah haji Indonesia lanjut usia (Lansia) tahun ini mencapai 66.943 orang dari total kuota regular sebesar 210.680 orang, atau mencapai 31,8 persen.
Read more »