Menko Luhut menyatakan Borobudur bisa menjadi salah satu sumber pendapatan terbesar negara.
akan menjadi salah satu sumber pemasukan terbesar negara. Borobudur merupakan destinasi yang sangat disukai oleh wisatawan, baik asing maupun lokal."Borobudur ini menjadi salah satu yang menarik . Borobudur ini akan menjadi salah satu penerimaan negara yang besar, pemasukan negara dengan dua juta turis yang bisa kita dapat dari situ," kata Luhut dalam keterangan tertulis, Sabut .
Ia mencontohkan kabel untuk kepentingan jaringan internet atau jaringan telekomunikasi harus ditanaman di bawah tanah sehingga lebih rapi.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Luhut targetkan Borobudur jadi sumber penerimaan negara yang besarMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menargetkan kawasan Candi Borobudur menjadi salah satu ...
Read more »
Pasang Target 2 Juta Kunjungan per Tahun, Luhut: Candi Borobudur Jadi Penerimaan Negara yang BesarMenko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan target kunjungan turis ke Candi Borobudur 2 juta per tahun bisa menjadi penerimaan negara yang besar.
Read more »
Luhut Pamer Inflasi RI Terendah Sepanjang Sejarah ke Media ASLuhut Binsar Pandjaitan membeberkan kemajuan ekonomi Indonesia saat wawancara dengan media Amerika Serikat. Seperti apa?
Read more »
Pada Orang Ini, Luhut Titip Pesan Penting Untuk ASMenko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menitipkan pesan kepada seorang Jurnalis asal AS
Read more »
Alasan Luhut Sebut OTT KPK KampunganMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut operasi tangkap tangan atau OTT KPK kampungan. Ini alasannya.
Read more »
Luhut Sebut OTT Sudah Ketinggalan Zaman, Komisioner KPK 2007-2011: OTT Itu Amanat Undang-UndangMenurut Luhut, OTT saat ini sudah tidak zaman alias kampungan, pencegahan dinilai lebih baik. Tapi, OTT juga tetap diperlukan jika pencegahan belum sempurna.
Read more »