Kombinasi Virus Korona India dan Inggris Diteliti Lebih Lanjut

South Africa News News

Kombinasi Virus Korona India dan Inggris Diteliti Lebih Lanjut
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 hariankompas
  • ⏱ Reading Time:
  • 39 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 19%
  • Publisher: 70%

Otoritas Vietnam menyatakan telah mendeteksi varian baru virus korona yang merupakan kombinasi galur India dan Inggris. Virus ini disebutkan menyebar dengan cepat di udara. Internasional AdadiKompas bendkoest fro_romana

Seorang petugas kesehatan menyiapkan sebuah dosis vaksin Covid-19 yang dikembangkan AstraZeneca di sebuah rumah sakit di Hanoi, Vietnam, pada 8 Maret 2021. Vietnam bertekad mampu menggelar vaksinasi atas setidaknya separuh dari total populasinya yang mencapai 96 juta jiwa pada akhir tahun 2021.

HANOI, MINGGU – Otoritas Vietnam menyatakan telah mendeteksi varian baru virus korona yang merupakan kombinasi galur India dan Inggris. Virus ini disebutkan menyebar dengan cepat di udara. Varian baru virus korona itu belum diberi nama dan bakal diteliti lebih jauh. Kementerian Kesehatan Vietnam akan segera mengumumkan varian virus korona baru itu di peta genom global.

”Vietnam telah menemukan varian baru virus korona dengan karakteristik kombinasi dari dua varian yang pertama kali ditemukan di Inggris dan India. Varian baru ini merupakan varian India yang bermutasi, yang awalnya berasal dari Inggris, dan sangat berbahaya,” kata Menteri Kesehatan Vietnam Nguyen Thanh Long dalam rapat kabinet, seperti dikutip kantor berita Reuters, Minggu .

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

hariankompas /  🏆 8. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19, Satgas Covid-19 Sebut Masjid Bisa Jadi Tempat IsolasiAntisipasi Lonjakan Kasus COVID-19, Satgas Covid-19 Sebut Masjid Bisa Jadi Tempat IsolasiJuru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof Wiku Adisasmito mengatakan penggunaan masjid sebagai tempat isolasi darurat pasien COVID-19 dapat diperkenankan.
Read more »

Vietnam Mendeteksi Varian Kombinasi COVID-19 India dan InggrisVietnam Mendeteksi Varian Kombinasi COVID-19 India dan InggrisMenteri Kesehatan Vietnam Nguyen Thanh Long, Sabtu (29/5), mengatakan pihaknya mendeteksi adanya varian virus corona baru yang merupakan kombinasi dari varian COVID-19 India dan Inggris dan menyebar dengan cepat melalui udara, kata menteri kesehatan, Sabtu (29/5). Setelah berhasil menahan laju...
Read more »

Virus Covid-19 Menyebar Cepat, China Karantina Satu Distrik di Pusat BisnisVirus Covid-19 Menyebar Cepat, China Karantina Satu Distrik di Pusat BisnisMeningkatnya kasus baru Covid-19 di Ghuangzhou, China, dan Malaysia memaksa kedua negara itu memberlakukan kebijakan karantina wilayah secara total untuk mencegah penyebaran virus.
Read more »

Kasus Covid-19 Bertambah 6.115, DKI dan Jateng Sumbang Lebih dari 1.000 KasusKasus Covid-19 Bertambah 6.115, DKI dan Jateng Sumbang Lebih dari 1.000 KasusMemasuki pekan kedua paska periode libur Idul Fitri, Satgas Covid-19 mencatat telah terjadi tren kenaikan kasus.
Read more »

Menjelang Lockdown, Jumlah Kasus COVID-19 di Malaysia Turun 2000Menjelang Lockdown, Jumlah Kasus COVID-19 di Malaysia Turun 2000Jumlah kasus COVID-19 harian di Malaysia mulai menunjukkan tren penurunan. Dikutip dari Channel News Asia, jumlah kasus harian turun sebanyak 2000
Read more »

Kasus COVID-19 tambah 6.115 orang dengan 4.024 pasien sembuhKasus COVID-19 tambah 6.115 orang dengan 4.024 pasien sembuhTerjadi penambahan kasus baru COVID-19 sebanyak 6.115 orang disertai dengan 4.024 pasien yang baru dinyatakan sembuh, menurut data Satuan Tugas Penanganan ...
Read more »



Render Time: 2025-04-04 13:28:07