Setelah selesai melakukan uji klinis pada Desember lalu, Kanada mengizinkan pemakaian vaksin COVID-19 berbasis tanaman.
Pada pertengahan Desember lalu, para peneliti asal Kanada telah rampung menyelesaikan uji klinis vaksin COVID-19 berbasis tanaman. Vaksin 'vegan' Noviefenz ini diklaim 71 efektif mencegah virus Corona dan 100 persen efektif mencegah penyakit parah atau kematian.
Kemudian pada Kamis , pemerintah Kanada menyetujui penggunaan vaksin Covifenz untuk program vaksinasi COVID-19. Vaksin nabati ini dikembangkan oleh Medicago Inc, sebuah perusahaan biofarmasi yang dimiliki Mitsubishi Chemical dan Philip Morris di Quebec City., Senin , Covifenz sudah diperbolehkan digunakan oleh masyarakat berusia 18 hingga 64 tahun.Cara Kerja Vaksin COVID-19 Tanaman Covifenz
Tidak seperti vaksin mRNA, vaksin dengan vektor virus, atau virus inaktif, vaksin berasal dari tanaman ini menggunakan teknologi yang benar-benar berbeda. "Covifenz terbuat dari partikel seperti virus berbasis tanaman dari spike protein SARS-CoV-2 . Vaksin ini menggunakan adjuvant AS03 Glaxo yang mengandung DL-alpha-tocopherol,squalene, polysorbate 80, phosphate, buffered saline. Kemudian bahan lain kalium fosfat monobasa anhidrat, natrium klorida anhidrat, natrium fosfat dibasa anhidrat, dan air untuk injeksi," tulis situs resmi Covifenz.
Sederhananya, vaksin ini menggunakan protein berbasis tanaman untuk memproduksi partikel yang mirip dengan target patogen virus.Berdasarkan keterangan Health Canda, Covifenz terbagi menjadi dua dosis. Setiap dosis mengandung 3,75 mikrogram spike protein SARS-CoV-2 dan 0,25 milliliter adjuvant AS03.Efek Samping Vaksin COVID CovifenzKulit kemerahan
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Cegah Penyebaran Covid-19, Kapolri: Vaksinasi, Disiplin Prokes dan Kurangi MobilitasKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau akselerasi percepatan vaksinasi di Pidie Convention Center, Kabupaten Pidie, Aceh, Sabtu (26/2/2022).
Read more »
Para Ahli Yakin tidak Ada Lagi Gelombang Baru Covid-19 |Republika OnlineBerdasarkan studi, para ahli meyakini tidak ada gelombang baru Covid-19.
Read more »
Kapolri: Vaksinasi, Disiplin Prokes, dan Kurangi Mobilitas Cegah Penyebaran Covid-19 |Republika OnlineKapolri menegaskan kedisiplinan prokes dan vaksinasi kunci cegah penularan Covid-19
Read more »
Kepala BKKBN Tinjau Sosialisasi Program Bangga Kencana dan Vaksinasi COVID-19 Massal di BrebesHasto Wardoyo kunjungan kerja ke Brebes guna meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 massal
Read more »
Kemenkes Klaim Tren Kasus COVID-19 Nasional Mulai MelandaiKasus COVID-19 harian di Tanah air baru-baru ini sempat melonjak melebihi puncak kasus varian delta. Namun, kini tren penurunan kasus sudah mulai terlihat, baik di Jawa-Bali maupun luar daerah tersebut. COVID19 Indonesia
Read more »