Indeks Dolar AS Melesat, Harga Emas Anjlok
Bisnis.com, JAKARTA - Harga emas anjlok pada akhir perdagangan Jumat , menyusul penguatan dolar AS yang dipicu sikap hawkish Federal Reserve dalam memperketat kebijakan moneternya guna mengendalikan inflasi.
Sepanjang pekan ini, harga emas berjangka telah anjlok 2, penurunan tak terduga setelah melonjak pada Senin ke level tertinggi enam pekan di US$2.003 per troy ounce. Analis platform perdagangan daring OANDA Craig Erlam mengatakan inflasi yang tinggi dan lingkungan ekonomi yang tidak pasti telah sangat mendukung untuk logam kuning.
Investor kini tengah mempertimbangkan dampak jangka panjang dari sikap hawkish Federal Reserve AS, sehingga mendorong dolar lebih tinggi dan memberikan tekanan pada emas.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Kemarin Melesat Lebih Dari 1%, Dolar Australia Ngegas Lagi?Dolar Australia melesat lebih dari 1% pada Rabu kemarin dan mencatat penguatan dua hari beruntun.
Read more »
Harga emas jatuh 13,9 dolar AS tertekan penguatan dolar ASHarga emas jatuh pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), tertekan oleh penguatan dolar AS menyusul sikap Federal Reserve yang akan lebih agresif dalam ...
Read more »
Saham Jerman ditutup di zona merah, indeks DAX 40 anjlok 2,48 persenSaham-saham Jerman ditutup di zona merah pada perdagangan Jumat waktu setempat (22/4/2022), menghentikan keuntungan selama dua hari berturut-turut, dengan ...
Read more »
Wall Street jatuh tertekan laba, Indeks Dow Jones anjlok 981,36 poinWall Street jatuh lebih dari 2,5 persen pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), memastikan tiga indeks utama berakhir di wilayah negatif untuk minggu ...
Read more »
Indeks Bisnis-17 Menguat, Saham UNTR, AMRT, dan BRPT Memimpin | Market - Bisnis.comIndeks Bisnis-27 menguat 0,2 persen ke posisi 593,18 pagi ini.
Read more »
Rapor 8 Saham Penghuni Baru Indeks Bisnis-27, HEAL dan INCO Paling Mentereng | Market - Bisnis.comSejumlah 8 saham yang masuk daftar Indeks Bisnis-27 dengan catatan kinerja yang positif atau cenderung bertumbuh.
Read more »