Pendakwah Gus Miftah memandang salah satu tindakan yang menjadi awal pemicu terjadinya kasus radikalisme adalah penanaman rasa kebencian kepada pemimpin. Simak berita selengkapnya di NewsOne CariBeritaditvOne BerkahRamadhanditvOne
memandang salah satu tindakan yang menjadi awal pemicu terjadinya kasus radikalisme adalah penanaman rasa kebencian kepada pemimpin."Saya melihat, awal dari kasus-kasus intoleransi kemudian masuk ke dalam radikalisme, salah satunya adalah menanamkan kebencian kepada pemimpin," ujar Gus Miftah.
Hal itu disampaikan saat dia sebagai narasumber dalam Podcast Kafe Toleransi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme bertajuk"Monopoli Kebenaran dan Fanatisme Agama" yang disiarkan di kanal YouTube Humas BNPT, sebagaimana dipantau di Jakarta, Sabtu. Jika ada pihak yang tidak setuju dengan kebijakan ataupun hal-hal yang dilakukan pemimpin dan menyakini hal tersebut keliru, Gus Miftah mengimbau mereka untuk menyampaikan nasihat atau meluruskan kekeliruan itu secara lembut, bukan dengan kebencian. Tindakan seperti itu pun diperintahkan oleh Allah Swt. kepada Nabi Harun dan Nabi Musa saat mereka ditugasi untuk menasihati pemimpin Mesir yang zalim, yaitu Firaun.
Lebih lanjut, Gus Miftah menjelaskan, salah satu penyebab munculnya penanaman kebencian oleh seseorang kepada pemimpin adalah karena adanya klaim kebenaran terhadap tafsir keagamaan yang dia pahami, kemudian memaksa orang lain untuk mengikuti pemahaman itu, bahkan dengan cara kekerasan.
Ia pun menyampaikan contoh tindakan menanamkan kebencian kepada pemimpin yang pernah terjadi. Salah satunya adalah saat Presiden Joko Widodo menginstruksikan para gubernur di seluruh Indonesia untuk membawa tanah dan air dari masing-masing daerahnya menuju lokasi ibu kota negara yang baru di Kalimantan Timur.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Gus Miftah: Kebencian kepada Pemimpin Picu Kasus Radikalisme |Republika OnlineRadikalisme masih menjadi ancaman bagi bangsa Indonesia
Read more »
Gus Miftah: Kebencian pada pemimpin picu kasus radikalismePendakwah Gus Miftah memandang salah satu tindakan yang menjadi awal pemicu terjadinya kasus radikalisme adalah penanaman rasa kebencian kepada ...
Read more »
Gus Halim: 2022 Percepat Capaian Indikator Primer SDGs DesaGus Halim mengatakan setiap kebijakan, teknis, termasuk juga dinamika dalam pembangunan desa melalui SDGs Desa, harus terpadu dan termaktub dalam setiap perangkat arah kebijakan Kemendes.
Read more »
Gus Muhdlor Bangun Pos Pemadam Kebakaran di Wilayah Sidoarjo BaratPenambahan jumlah Pos damkar sebagai sarana untuk mempercepat respons time dalam menangani situasi dalam keadaan darurat.
Read more »
Gus Nabil Minta Kader Pagar Nusa Banyuwang Aktif di Media Sosial |Republika OnlineKader dinilai kurang aktif memantau perkembangan di media sosial
Read more »
Kunjungi Titik Nol IKN, Gus Jazil: Tahun 2024 Kita Punya Ibu Kota Negara BaruRibuan orang yang datang dari Balikpapan, Samarinda, Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara (PPU), Paser, serta kota dan kabupaten yang lain di Kalimantan Timur seperti Bontang
Read more »