Facebook dikritik karena potensi memicu kerusuhan

South Africa News News

Facebook dikritik karena potensi memicu kerusuhan
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 antaranews
  • ⏱ Reading Time:
  • 51 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 24%
  • Publisher: 78%

Mantan karyawan Facebook Frances Haugen nilai media sosial itu bisa picu lebih banyak kerusuhan di seluruh dunia jika tidak hentikan algoritma yang dorong penyebaran konten ekstrem dan berpotensi memecah belah. Facebook

Haugen menilai bahwa Facebook, terutama untuk Amerika Serikat, menutup mata akan dampak yang mereka timbulkan di berbagai pasar akibat kekurangan staf yang mampu berbahasa lokal. Akibatnya, mereka gagal memahami bahaya dari pesan-pesan yang ada di platform tersebut.

"Peristiwa yang kita lihat di seluruh dunia, seperti di Myanmar dan Ethiopia, adalah bab pembuka karena peringkat yang berdasarkan interaksi melibatkan dua hal. Pertama prioritas dan amplifikasi konten yang memecah belah dan polarisasi dan kedua, mereka memusatkannya," kata Haugen. CEO Facebook Mark Zuckerbeg membantah tuduhan-tuduhan Haugen. Zuckerberg menyatakan tidak masuk akal Facebook secara sengaja mendorong konten yang membuat orang marah.

"Bertolak belakang dengan apa yang dibahas pada sidang, kami selalu memiliki insentif komersial untuk menghapus konten berbahaya dari situs kami. Orang tidak mau melihat konten berbahaya ketika menggunakan aplikasi kami dan pengiklan tidak mau iklannya berada di dekat konten berbahaya," kata Zuckerberg.

Inggris Raya berencana membuat undang-undang yang bisa mengenakan denda kepada perusahaan media sosial sebesar 10 persen dari pendapatan mereka jika gagal menghapus atau membatasi penyebaran konten ilegal.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

antaranews /  🏆 6. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Mantan Ketua Kadin Rosan Roeslani Jadi Dubes RI untuk ASMantan Ketua Kadin Rosan Roeslani Jadi Dubes RI untuk ASPresiden Joko Widodo melantik mantan Ketua Umum Kadin, Rosan Roeslani, menjadi Duta Besar RI untuk Amerika Serikat dalam upacara pada Senin (25/10).
Read more »

Mantan Pejabat Intelijen Saudi Minta Bantuan AS |Republika OnlineMantan Pejabat Intelijen Saudi Minta Bantuan AS |Republika OnlineIntelijen sekaligus mantan ajudan pangeran Arab Saudi minta bantuan pemerintah AS
Read more »

Pakai Alat Sederhana, Mantan Napi di Ogan Ilir Olah Botol Bekas Jadi Gelas CantikPakai Alat Sederhana, Mantan Napi di Ogan Ilir Olah Botol Bekas Jadi Gelas CantikBermodalkan peralatan sederhana dan ide kreatif, Harianto (28) berhasil mengolah limbah botol bekas menjadi gelas-gelas cantik bernilai ekonomis tinggi. Bermodalkan...
Read more »

Putri Mako Ucapkan Selamat Tinggal kepada Mantan Kaisar Akihito dan Permaisuri Michiko Jelang PernikahanPutri Mako Ucapkan Selamat Tinggal kepada Mantan Kaisar Akihito dan Permaisuri Michiko Jelang PernikahanPutri Mako mengucapkan selamat tinggal kepada mantan Kaisar Akihito dan Permaisuri Michiko,
Read more »

Fahri Hamzah: Mantan Jubir KPK Febri Diansyah Cocok Jadi Jubir Presiden JokowiFahri Hamzah: Mantan Jubir KPK Febri Diansyah Cocok Jadi Jubir Presiden JokowiFahri Hamzah menilai mantan Jubir KPK Febri Diansyah cocok untuk menjadi jubir presiden. Selengkapnya: 👇 FebriDiansyah
Read more »

MU Dihajar Liverpool, Mantan Pelatih Chelsea Gantikan Solskjaer?MU Dihajar Liverpool, Mantan Pelatih Chelsea Gantikan Solskjaer?MU kemungkinan akan memecat Solskjaer usai dibantai Liverpool 0-5 di ajang Liga Inggris.
Read more »



Render Time: 2025-04-06 17:45:16