Kontrak berjangka (futures) indeks bursa AS cenderung melemah lantaran investor masih mengevaluasi risiko dari invasi Rusia ke Ukraina.
Kontrak berjangka indeks bursa Amerika Serikat cenderung melemah pada perdagangan Jumat , di mana investor masih mengevaluasi risiko dari invasi Rusia ke Ukraina.indeks Dow Jones turun 167 poin atau 0,5%. Kontrak serupa indeks S&P 500 anjlok 0,5% dan Nasdaq jatuh sebesar 0,4%.Awalnya, pasar cemas akan invasi Moskow terhadap negara tetangganya Ukraina kemarin pagi waktu setempat, yang menggunakan jalur darat, udara, dan laut.
"Invasi Rusia ke Ukraina telah menambah kecemasan di tahun yang menegangkan ini, di mana investor menjual terlebih dulu, kemudian mengajukan pertanyaan. Tetap penting untuk mengetahui bahwa mayoritas peristiwa geopolitik di masa lalu biasanya hanya menimbulkan masalah jangka pendek, terutama jika ekonomi berada pada pijakan yang kokoh," tutur kepala perencana pasar LPL Financial Ryan Detrick dikutip dariHarga minyak berada jauh tinggi, di tengah pemulihan ekuitas.
Presiden AS Joe Biden mengumumkan sanksi terbaru terhadap Rusia pada Kamis sore waktu setempat dalam upaya untuk mengisolasi Moskow dari ekonomi global. Gedung Putih juga telah mengizinkan pasukan tambahan untuk ditempatkan di Jerman ketika sekutu North Atlantic Treaty Organization ingin meningkatkan pertahanan di Eropa.Terlepas dari reli perdagangan harian kemarin, mayoritas saham berada di jalur penurunan selama 3 pekan beruntun dipicu eskalasi tensi geopolitik.
Ketiga indeks saham masih berada di zona koreksi yang turun 10% dari rekor tertingginya. Kemarin, indeks Nasdaq di sesi awal berada di zona"Walaupun potensi adanya volatilitas di jangka pendek masih ada, peristiwa dislokasi ini secara historis menghadirkan peluang, selama resesi tidak mengikuti. Harga energi yang melonjak akan meningkatkan inflasi dan menekan bank sentral AS untuk tetap berada di jalurnya," kata Cliff Hodge, Kepala Investasi Cornerstone Wealth.
Saham Beyond Meat anjlok lebih dari 10% di beberapa jam setelah perdagangan ditutup setelah melaporkan kerugian yang besar dari perkiraan pasar dan laba bersih yang menyusut di kuartal IV-2021.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Rusia-Ukraina Perang, AS Bela Ukraina, China Bela Siapa Nih?Pemerintah China menyatakan memantau situasi di Ukraina, dan meminta semua pihak menahan diri, setelah Putin menyerukan operasi militer terhadap Ukraina.
Read more »
BREAKING NEWS: Perang Rusia vs Ukraina, Khodorkovsky: Perang Putin di Ukraina Demi Keuntungan PribadiMikhail Khodorkovsky, mantan taipan minyak yang berseberangan dengan Kremlin, mengatakan invasi Vladimir Putin di Ukraina merupakan pengkhianatan terhadap kepentingan Rusia
Read more »
Rusia Serbu Ukraina, Timnas Ukraina Banyak ke Luar NegeriTimnas Ukraina akan melanjutkan babak playoff Piala Dunia Qatar 2022 di luar negeri.
Read more »
Warga Indonesia di Ukraina Dievakuasi di Tengah Perang Rusia-Ukraina - Berita Utama - koran.tempo.coKBRI di Ukraina sibuk mengevakuasi ratusan warga Indonesia yang berada di negara itu. Sebagian WNI memilih evakuasi mandiri. KoranTempo
Read more »
Mengungsi ke KBRI, Pasutri WNI di Ukraina Bagikan Cerita Kondisi Pasca Serangan Rusia ke UkrainaSerangan Rusia mengejutkan banyak orang, termasuk seratus lebih warga Indonesia di Ukraina, yang sebagian langsung mengungsi ke Kedutaan Besar RI.
Read more »
Rusia Evakuasi Kedutaan Besarnya di Ukraina, Bendera Negara Rusia Sudah Tidak Berkibar LagiRusia mengevakuasi kedubesnya di Ukraina, hari Rabu sore, (23/2/2022), bendera Rusia sudah tidak berkibar di kedutaan yang sekarang dikepung polisi Ukraina
Read more »