Pasukan Rusia dan Separatis Gempur Mariupol, Presiden Zelensky: Tidak Ada yang Tersisa di Sana
Gelora Media-Serangan udara Rusia yang intens mengubah Mariupol yang terkepung menjadi 'abu tanah mati', kata dewan kota pada Hari Selasa, ketika Amerika Serikat dan Eropa merencanakan lebih banyak sanksi untuk menghukum Moskow atas invasinya ke Ukraina.
Pertempuran jalanan terjadi di kota itu, dan baik warga sipil maupun tentara Ukraina diserang oleh Rusia, kata gubernur regional Pavlo Kyrylenko. "Kota ini dibom terus menerus, dari 50 bom menjadi 100 bom yang dijatuhkan pesawat Rusia setiap hari. Banyak kematian, banyak tangisan, banyak kejahatan perang yang mengerikan," ungkap Orlov.
Ukraina mengatakan peluru, bom, dan rudal Rusia telah menghantam teater, sekolah seni, dan bangunan umum lainnya, mengubur ratusan wanita dan anak-anak yang berlindung di ruang bawah tanah.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Ukraina Sebut Aksi Penyerangan Pasukan Rusia di Mariupol seperti Bagian dari Perang Dunia IIUkraina menyebut aksi yang dilakukan pasukan Rusia di Mariupol hampir sama seperti yang terjadi di Perang Dunia II.
Read more »
Ukraina Tolak Serahkan Kota Mariupol ke Rusia!Rusia memberikan ultimatum kepada pimpinan Kota Mariupol di Ukraina yang terkepung agar menyerah. Namun, pihak Ukraina menolak ultimatum itu.
Read more »
Rusia Terkini: Ukraina Tolak Ultimatum Serahkan Mariupol meski TerkepungUkraina tolak ultimatum Rusia untuk menyerahkan Mariupol, kota pelabuhan strategis yang sebagian besar warganya berbahasa Rusia di tenggara Ukraina.
Read more »
Rusia Ultimatum Mariupol Ukraina untuk Menyerah Hari IniAda laporan bahwa penduduk Mariupol yang terkepung mulai membunuh anjing-anjing liar untuk dimakan. Rusia memberikan ultimatum kepada Kota Mariupol di Ukraina untuk...
Read more »
Ukraina Tolak Ultimatum Rusia untuk Serahkan Kota MariupolRusia memberi kota itu ultimatum pada Minggu malam, yang mendesak para pembelanya untuk menyerah sebelum pukul 05.00 waktu setempat (0300 GMT) pada Senin.
Read more »
Rusia Beri Ukraina Ultimatum Untuk Serahkan MariupolRusia telah memberi Ukraina waktu hingga Senin (21/3) dini hari untuk menyerahkan kota Mariupol, sementara Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan ia siap untuk melakukan perundingan perdamaian dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Namun, tak berapa lama kemudian, Wakil Perdana Menteri...
Read more »