Yusril yakin PDIP akan tetap mempertimbangkan partai Islam.
PDIP diyakininya akan melakukan kerja sama politik dengan partai lain, meskipun mereka sudah memenuhi ambang batas pencalonan presiden atau presidentialsebesar 20 persen. Partai berlambang kepala banteng itu tetap akan mempertimbangkan partai-partai Islam.
"PDIP itu yang memegang suara terbanyak di DPR kita sekarang, kemudian juga PDIP juga sedang memerintah sekarang. Oleh karena itu keputusan dari PDIP itu akan mendorong terbentuknya koalisi yang lain," ujar Yusril. "Sebulan yang lalu juga bertemu dengan Ibu Megawati, ngobrol-ngobrol walaupun sebentar dan memang sedang direncanakan ada pertemuan yang agak khusus dengan beliau, membahas masalah-masalah ketatanegaraan dan kebangsaan kita," ujar mantan Menteri Kehakiman, Hukum, dan HAM itu.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Yusril Prediksi PDIP Usung Cawapres dari Partai IslamYusril Ihza Mahendra meyakini PDI Perjuangan (PDIP) akan mengusung calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2024 dari kelompok atau partai Islam.
Read more »
Muhaimin-Prabowo Fokus Analisis Kompetitor di Pilpres 2024 |Republika OnlineYusril sebut semua partai politik kini masih menunggu sikap PDIP.
Read more »
Yusril : Peta Koalisi Masih Cair Sampai PDIP Tentukan CapresMenurutnya, koalisi akan benar-benar terbentuk setelah PDI Perjuangan menentukan sikap capres dan cawapres yang akan diusungnya.
Read more »
Cak Imin Rangkul PBB Gabung Koalisi KIR, Yusril Ihza Masih Tunggu PDIPKetua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengajak Partai Bulan Bintang (PBB) untuk bergabung dengan koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR).
Read more »
Saatnya Filsafat Islam Menyentuh Persoalan KontemporerFilsafat Islam harus mampu memberikan pendidikan kepada umat Islam di Indonesia.
Read more »