Baru sekitar 2.088 hektare dari total 10.000 hektare lahan pertanian berkonsep IP 400 yang sudah dipanen di Sukoharjo dengan hasil 45.422 ton gabah pada Januari-Maret.
Sebagian petani mulai memanen padi di lahan pertanian yang menerapkan konsep IP 400 sejak awal Maret. Kontribusi produksi padi yang dihasilkan dari hasil panen lahan pertanian diharapkan meningkat jadi empat kali masa tanam dalam setahun.Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo, Hadi Pramono, mengatakan masa panen padi di lahan pertanian yang menerapkan konsep IP 400 diperkirakan sampai akhir April.
Jumlah produksi padi dipastikan bertambah lantaran masih banyak lahan pertanian yang belum dipanen. “Luas lahan pertanian yang telah dipanen sekitar 2.088 hektare. Masih ada 8.000 hektare sawah yang menunggu masa panen,” katanya saat berbincang denganHadi menyebut kunci keberhasilan penerapan konsep IP 400 adalah ketersediaan pasokan air, mekanisasi pertanian yang mumpuni, dan penggunaan benih genjah. Benih genjah berumur pendek dan tahan kekeringan.
Sukoharjo merupakan salah satu daerah lumbung padi dan penyangga ketahanan pangan di Jawa Tengah. Pasokan air ke lahan pertanian nyaris tak ada kendala lantaran air Dam Colo mengalir ke saluran irigasi di sebagian wilayah Sukoharjo.Para petani bisa menjaga surplus setiap tahun yakni 119.792 ton. “Setelah memanen padi, lahan pertanian langsung dipersiapkan lagi untuk masa tanam berikutnya. Jadi lahan pertanian langsung digarap lagi,” paparnya.
Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan Sukoharjo, Sukirno, menyatakan mendukung program IP 400 di lahan pertanian yang dijalankan di Sukoharjo. Anggota KTNA Sukoharjo bakal memberikan kontribusi nyata agar program IP 400 berjalan maksimal.Sukirno menyoroti penyaluran pupuk bersubsidi untuk petani yang menerapkan konsep IP 400. Kebutuhan pupuk bersubsidi dipastikan meningkat jika sudah bisa empat kali masa tanam dalam setahun.
“Pengelola kios pupuk lengkap [KPL] diminta untuk memasang spanduk MMT berisi alokasi pupuk bersubsidi masing-masing petani dan harga eceran tertinggi [HET] pupuk bersubsidi. Ini upaya agar tak terjadi gejolak terkait penyaluran pupuk bersubsidi di lapangan,” katanya.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Apresiasi Penampilan Pram/Yere, Herry IP: Error-nya Berkurang BanyakGanda putra Indonesia Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan secara dramatis mengalahkan unggulan ketiga dari India.
Read more »
Kejari Sukoharjo Pelototi Barang Impor, Terutama yang Dicap Produk LokalSUKOHARJO – Kejaksaan Negeri Sukoharjo siap menggelar operasi intelejen guna mencari dan menemukan barang-barang ataupun produk luar negeri (eks barang impor) yang dilabel seolah-olah produk dalam negeri.
Read more »