Presiden Joko Widodo juga diharapkan membuka kembali sektor pariwisata.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia menyatakan, para pengelola hotel sudah siap menyambut kebijakan Work From Bali yang direncanakan pemerintah untuk menyelamatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. WFB setidaknya bisa meningkatkan okupansi hotel hingga 20-25 persen.
"Saya harapkan okupansi bisa naik, ditambah lagi nanti dari internasional ketika Bali sudah dibuka untuk wisatawan mancanegara sehingga okupansi bisa naik ke 30 persen secara bertahap," katanya kepada Republika.co.id, Ahad . WFB yang direncanakan memberangkatkan 25 persen aparatur sipil negara untuk bekerja dari Bali diyakini bisa secara langsung memperbaiki tingkat okupansi hotel. Hal lain, karyawan dapat dipekerjakan dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah berpeluang mendapatkan penghasilan dari kunjungan wisatawan.
"Dalam pantauan kami juga, syukur belum ada klaster Covid-19 yang timbul di hotel. Sekarang komitmen kita untuk membuka kembali pariwisata," katanya.