WNA yang didakwa hari ini adalah konsultan asing pengadaan satelit di Kemenhan.
"Telah melakukan perbuatan atau turut serta melakukan perbuatan secara melawan hukum," kata Penuntut Umum, Jasri Umar dalam persidangan tersebut.
"Terdakwa Thomas Anthony Van Der Heyden bersama dengan saksi Surya Cipta Witoelar dan saksi Arifin Wiguna, meminta kepada saksi Laksamana muda TNI Purnawirawan Agus Purwoto untuk menandatangani kontrak sewa satelitPadahal, sewa Satelit Artemis menurut penuntut umum tidak diperlukan. Apalagi saat itu Agus Purwoto tidak berkedudukan selaku Pejabat Pembuat Komitmen .
Penuntut Umum juga mendakwa dalam penandatanganan kontrak tersebut belum tersedia anggaran dalam Daftar Isian
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Kasus Satelit di Kemenhan, Warga Negara AS Didakwa Rugikan Negara Rp 453 MiliarWNA Amerika Serikat (AS) tersebut adalah Thomas Anthony Van Der Heyden yang bekerja sebagai Senior Advisor PT Dini Nusa Kusuma.
Read more »
Tak Ajukan Eksepsi, Terdakwa Kasus Satelite Kemenhan Ingin Percepat PersidanganTerdakwa kasus satelite Kementerian Pertahanan Thomas Anthony Van Der Heyden tidak mengajukan eksepsi untuk mempercepat kasusnya.
Read more »
Warga AS Didakwa Korupsi di Kasus Satelit Kemhan Rugikan RI Rp 453 MWarga negara AS, Thomas Anthony, didakwa korupsi pada proyek pengadaan satelit slot orbit Kemhan yang dinilai merugikan keuangan negara senilai Rp 453 miliar.
Read more »
KPK Fokus Usut Dugaan Suap & Gratifikasi Dalam Kasus RafaelKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) fokus menelusuri kasus dugaan suap dan gratifikasi dalam kasus Rafael.
Read more »
Sepanjang 2022, Puluhan Kasus Kematian Kencing Tikus Ditemukan di Jabar |Republika OnlineKasus penyakit kencing tikus dari Januari-Februari terdapat dua kasus kematian.
Read more »
Prabowo Klaim Dukungan Jokowi untuk Pertahanan Terbesar dalam Sejarah |Republika OnlineKemenhan memesan pesawat Super Hercules lima unit dari Lockheed Martin untuk TNI AU.
Read more »