Labuan Bajo memiliki ikon baru. Waterfront di tepi pantai itu siap difungsikan untuk ruang publik
Banyak Wisatawan Labuan Bajo Positif Covid-19, Pemkab Manggarai Barat Rutin Pemeriksaan di Bandara dan Pelabuhan
Shana menyebut, semua pihak dapat menggunakan ruang publik tersebut selama mengikuti peraturan dan memberi dampak positif kepada masyarakat setempat. "Waterfront adalah ruang publik. Jadi siapapun boleh menggunakan area waterfront untuk aktivitas, baik itu aktivitas dari komunitas dan bisa diisi oleh event-event selama mendapat izin dari pihak pengelola waterfront, menjaga kebersihan, dan menjaga segala fasilitas yang dibangun tersebut," ungkapnya.
Sebagai bangunan yang didesain sebagai ruang publik, BPOLBF bersama kementerian dan lembaga terkait berupaya untuk selalu melibatkan masyarakat lokal dan mengenalkan salah satu bangunan ikonik Labuan Bajo itu ke dunia. "Event yang dibuat tentunya akan selalu melibatkan komunitas lokal. Kita berharap mulai dari waterfront ini, kita punya banyak produk kesenian dan kebudayaan yang menarik, kita akan mengembangkan Labuan Bajo sebagai destinasi yang berkualitas dan berkelanjutan," jelasnya.Shana menyebut, sejak awal proses pembangunan waterfront selalu melibatkan masyarakat sehinga munculan desain seperti yang kini sudah jadi. Desain itu merupakan bagian dari aspirasi masyarakat lokal.