Sanksi ekonomi dari barat atas invasi Rusia ke Ukraina mulai terasa, khususnya di sektor perbankan. Selengkapnya: 👇 Rusia
Sberbank Europe, yang dimiliki oleh Sberbank yang dikelola negara Rusia, mengatakan telah mengalami “aliran keluar deposito yang signifikan dalam waktu yang sangat singkat.”
Bank sentral Rusia mengumumkan akan menaikkan suku bunga utamanya dari 9,5% menjadi 20% dalam upaya untuk menstabilkan rubel, yang turun sebanyak 30% terhadap dolar, terendah sepanjang masa. Rubel diperdagangkan pada kisara 119 per dolar. Rubel sempat terapresiasi tetapi masih diperdagangkan 20% lebih rendah dari penutupan pasar sebelumnya pada 103 per dolar sebelum pukul 10 malam di Moskow.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Warga Ukraina Ramai-ramai Rakit Bom Molotov untuk Bertahan dari Serangan RusiaFoto (25863) - Warga Ukraina di sejumlah kota termasuk Zhytomyr dan Uzhhorod bersama-sama dan bahu-membahu...
Read more »
Rubel Anjlok ke Level Terendah Sepanjang Sejarah, Warga Rusia Ramai-ramai Tarik Uang di BankNilai tukar rubel terhadap dollar AS sempat merosot 30 persen ke level terendah sepanjang sejarah yakni 119 ruble per dollar AS.
Read more »
Ramai-Ramai Kecam Rusia, dari Pejabat hingga ModelRamai-Ramai Kecam Rusia, dari Pejabat hingga Model
Read more »
Digempur Sanksi, Ramai Crazy Rusia Bawa 'Kabur' Kapal MewahPara kaum super kaya Rusia mengambil langkah terbaru untuk melindungi asetnya dari sitaan pasca sanksi terkait serangan ke Ukraina.
Read more »
Macron Desak Lukashenko Tuntut Rusia Tarik Pasukan dari BelarusiaPresiden Prancis Emmanuel Macron mendesak koleganya dari Belarusia, Alexander Lukashenko, untuk menuntut Rusia menarik pasukannya segera. Presiden Prancis Emmanuel...
Read more »