Warga Ingin Tarif Kampung Susun Bayam Rp 150 Ribu, Jakpro Minta Rp 765 Ribu

South Africa News News

Warga Ingin Tarif Kampung Susun Bayam Rp 150 Ribu, Jakpro Minta Rp 765 Ribu
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 detikcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 26 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 14%
  • Publisher: 51%

Warga meminta tarif Kampung Susun Bayam Rp 150 ribu per bulan. BUMD PT Jakarta Propertindo atau Jakpro menegaskan tarifnya hingga Rp 765 ribu.

Rp 150 ribu per bulan. BUMD PT Jakarta Propertindo menegaskan tarifnya hingga Rp 765 ribu.

Dia mengatakan tarif tersebut sudah mengacu kepada Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 55 Tahun 2018 tentang Penyesuaian Tarif Retribusi Pelayanan Perumahan."Jadi, persoalan tarif harusnya tidak jadi masalah," ucap dia. "Jakpro meyakini tidak ada proses menggusur dalam konteks pemukiman warga Kampung Bayam. Justru, warga secara sadar bersedia tanpa paksaan untuk meninggalkan wilayah tersebut," katanya.turut mempertanyakan siapa sebenarnya PWKB yang mengklaim berjumlah 75.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

detikcom /  🏆 29. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Balai Kota Kembali Didemo 75 Warga Kampung Susun Bayam, JakPro Buka Suara | merdeka.comBalai Kota Kembali Didemo 75 Warga Kampung Susun Bayam, JakPro Buka Suara | merdeka.comMereka melayangkan keberatan administratif kepada Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dan Direktur Utama Jakarta Propertindo (Jakpro) Iwan Takwin karena belum bisa menghuni Kampung Susun Bayam (KSB).
Read more »

Jalan Panjang Polemik Kampung Susun Bayam yang Tak Habis-habisJalan Panjang Polemik Kampung Susun Bayam yang Tak Habis-habisFOTO Polemik Kampung Susun Bayam hingga kini belum menemukan titik terang. Calon penghuni masih menagih janji untuk menghuni unit yang diresmikan Anies tersebut.
Read more »

Pemprov DKI: Inbreng Lahan Kampung Susun Bayam Belum Disetujui DPRDPemprov DKI: Inbreng Lahan Kampung Susun Bayam Belum Disetujui DPRDLahan Kampung Susun Bayam sedang dikaji untuk pengalihan aset atau inbreng dari DPRD DKI Jakarta. Diketahui, lahan tersebut dimiliki oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta.
Read more »

Melihat Lebih Dekat Kampung Susun Bayam yang Penuh PolemikMelihat Lebih Dekat Kampung Susun Bayam yang Penuh Polemik12 Oktober 2022 silam, Gubernur DKI Jakarta saat itu Anies Baswedan meresmikan Kampung Susun Bayam. Apa kabar saat ini?
Read more »

Komisi B Nilai Jakpro Tidak Penuhi Janji kepada Warga Kampung BayamMenurut anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Manuara Siahaan, ada kesalahan pada konsep pembangunan Kampung Susun Bayam sehingga harga sewanya tinggi. Ia menilai PT Jakpro tak memenuhi janji kepada warga Kampung Bayam. Metropolitan AdadiKompas
Read more »



Render Time: 2025-02-28 08:23:51