'Kita ingin menjadi bangsa pemenang dalam kompetisi global, bukan penonton, apalagi pengekor,' ujar Wapres.
WAKIL Presiden RI Ma'ruf Amin menekankan Indonesia tidak ingin menjadi bangsa penonton atau pengekor dalam kompetisi global, melainkan ingin menjadi pemenang.
Ma'ruf mengingatkan kepada sarjana muda STAI Shalahuddin Al-Ayubbi, untuk menjadi pemuda-pemudi Islam Indonesia yang moderat, toleran, berdaya saing global dan maju. Sekaligus menjadi contoh atau role model bagi generasi Muslim dunia, guna dapat berkontribusi menjadikan Indonesia sebagai bangsa pemenang.
Dia menekankan bangsa Indonesia berdiri di atas kemajemukan, dan pluralitas adalah realitas dan kekayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang harus disyukuri.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Wapres Ma'ruf Ingin Bangsa Indonesia Jadi Role Model Muslim DuniaUntuk menghadapi itu, Ma'ruf Amin menyebut, Indonesia membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki daya saing tinggi dan unggul di dunia.
Read more »
Wapres Sebut Kerugian Indonesia Lebih dari Rp 300 T Tiap Tahun karena StuntingPemerintah sudah menetapkan target peningkatan akses terhadap air minum dan sanitasi layak untuk mempercepat penurunan stunting.
Read more »
Wapres Sebut Indonesia Butuh Banyak Ahli Ekonomi dan Keuangan Syariah | Kabar24 - Bisnis.comWapres menekankan bahwa pentingnya menjadi pemuda-pemudi Islam Indonesia yang moderat, toleran, berdaya saing global dan maju, sekaligus menjadi contoh bagi generasi muslim dunia.
Read more »
Wapres ajak perempuan jadi pionir kebaikan dan aktif sampaikan gagasanWakil Presiden RI Ma&39;ruf Amin mengajak kaum perempuan agar mampu menjadi pionir atau pemrakarsa kebaikan serta aktif berkontribusi menyampaikan gagasan ...
Read more »
Istana Presiden-Wapres di IKN Dibangun Terpisah Demi KeamananKementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya mengungkapkan, pemisahan Istana Presiden dan Wakil Presiden di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara karena alasan keamanan.
Read more »