Wall Street Menukik Tajam, Nasdaq Ambruk 3,62 Persen | Market - Bisnis.com

South Africa News News

Wall Street Menukik Tajam, Nasdaq Ambruk 3,62 Persen | Market - Bisnis.com
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 Bisniscom
  • ⏱ Reading Time:
  • 43 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 21%
  • Publisher: 59%

Wall Street Menukik Tajam, Nasdaq Ambruk 3,62 Persen

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Amerika Serikat turun tajam pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat lantaran investor cemas mempertimbangkan potensi inflasi yang tinggi dan kerusakan ekonomi global akibat perang Rusia-Ukraina.

Di pasar energi, harga minyak mentah Brent melonjak hingga US$137 per barel, membangun keuntungan selama beberapa minggu terakhir. Minyak mentah West Texas Intermediate , juga naik menjadi US$130,50 per barel. Namun, larangan semacam itu dapat berdampak lebih negatif pada negara-negara Eropa yang cenderung bergantung pada minyak mentah Rusia serta gas alam untuk energi. Harga logam yang digunakan dalam baterai dan produk energi bersih lainnya termasuk paladium dan nikel juga melonjak pada Senin karena para pedagang mengamati langkah percepatan energi alternatif terbarukan.

"Jika negara-negara Barat membeli lebih sedikit minyak Rusia, China dan India pada prinsipnya dapat membeli lebih banyak minyak Rusia dan dengan demikian mengurangi minyak Saudi dan lainnya, yang kemudian dapat mengalir ke Barat," tambah Hatzius.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

Bisniscom /  🏆 23. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Gencatan Senjata Ukraina Berakhir, Wall Street TerbantingGencatan Senjata Ukraina Berakhir, Wall Street TerbantingBursa saham Amerika Serikat (AS) ambles pada pembukaan perdagangan Senin (7/3/2022) setelah prospek perdamaian Ukraina-Rusia kian kabur
Read more »

Wall Street Hari Ini Mayoritas Merah, Inflasi Bayangi Bursa ASWall Street Hari Ini Mayoritas Merah, Inflasi Bayangi Bursa ASIndeks acuan Wall Street hari ini mayoritas dibuka melemah. Lonjakan harga minyak mentah di atas USD130 per barel membebani bursa AS dan bisa mengerek inflasi....
Read more »

Harga Komoditas Makin Melejit, Wall Street Malah Melemah | Market - Bisnis.comHarga Komoditas Makin Melejit, Wall Street Malah Melemah | Market - Bisnis.comIndeks Dow Jones Industrial Average melemah 0,94 persen ke level 32.290,25 pada awal perdagangan, sedangkan indeks S&P 500 melemah 0,9 persen ke 4.290,97 dan Nasdaq melemah 1 persen ke 13.180,87.
Read more »

IHSG Longsor 1 Persen, Bursa Asia Ambruk saat Rusia Serang Warga Sipil Ukraina | Market - Bisnis.comIHSG Longsor 1 Persen, Bursa Asia Ambruk saat Rusia Serang Warga Sipil Ukraina | Market - Bisnis.comSelain pelemahan IHSG, bursa Singapura (STI) terpantau turun 0,64 persen dan Hang Seng Komposit Indeks longsor 3,29 persen, dan TOPIX 500 di Jepang amblas 2,92 persen.
Read more »

Harga Komoditas Makin Melejit, Wall Street Malah Melemah | Market - Bisnis.comHarga Komoditas Makin Melejit, Wall Street Malah Melemah | Market - Bisnis.comIndeks Dow Jones Industrial Average melemah 0,94 persen ke level 32.290,25 pada awal perdagangan, sedangkan indeks S&P 500 melemah 0,9 persen ke 4.290,97 dan Nasdaq melemah 1 persen ke 13.180,87.
Read more »

Awal Bulan, IHSG Menguat 0,58 Persen pada Pekan Pertama Maret | Market - Bisnis.comAwal Bulan, IHSG Menguat 0,58 Persen pada Pekan Pertama Maret | Market - Bisnis.comIndeks harga saham gabungan (IHSG) 0,58 persen dari 6.888,17 pada pekan pertama Maret 2022
Read more »



Render Time: 2025-04-05 05:56:40