Saham-saham di Wall Street bervariasi pada akhir perdagangan Jumat pagi WIB, karena data ekonomi baru masih positif.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA — Saham-saham di Wall Street bervariasi pada akhir perdagangan Jumat pagi WIB, karena data ekonomi baru menunjukkan bahwa pertumbuhan AS tetap tangguh dan para pemberi pinjaman terbesar negara itu lulus stress test tahunan Federal Reserve.
Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor keuangan dan material memimpin penguatan masing-masing naik 1,67 persen dan 1,27 persen. Sementara itu, sektor jasa komunikasi dan barang kebutuhan pokok memimpin penurunan dengan masing-masing melemah 0,63 persen dan 0,15 persen.
Bank-bank besar ternama terangkat pada Kamis setelah melewati stress test tahunan Fed, di mana 23 bank membuktikan bahwa mereka memiliki modal yang cukup untuk menyerap kerugian lebih dari 540 miliar dolar AS. Regulator mengatakan Rabu bahwa 23 pemberi pinjaman terbesar itu melewati resesi global hipotetis yang parah dalam stress test.
Tingkat pertumbuhan produk domestik bruto AS direvisi naik menjadi 2 persen pada kuartal pertama, naik dari perkiraan sebelumnya sebesar 1,3 persen, merujuk data yang dikeluarkan oleh Biro Analisis Ekonomi AS pada Kamis . Ini adalah estimasi ketiga dan terakhir untuk periode tersebut, yang mencerminkan revisi naik pada ekspor dan belanja konsumen.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Wall Street Ditutup Beragam, Investor Tenang Jelang Akhir Semester I/2023Pelemahan saham-saham produsen chip mengimbangi penguatan saham-saham raksasa teknologi seperti Apple Inc. dan Microsoft Corp.
Read more »
IDXINFRA Boncos pada Semester I/2023, Saham WSKT & WIKA Bikin BeratSaham BUMN seperti MTEL, WSKT, dan WIKA menjadi saham yang paling menekan IDXINFRA.
Read more »
Wall Street Loyo, Suku Bunga Diramal Masih Tinggi!Wall Street kompak melemah pada perdagangan Rabu (28/6/2023). Suku bunga diramal kembali dinaikkan. Simak!
Read more »
Fed Ingatkan Potensi Kebijakan yang Lebih Ketat, Wall Street Ditutup Mayoritas MerahBursa saham AS dibayangi oleh komentar terbaru Ketua The Fed Jerome Powell yang memperingatkan potensi kebijakan yang lebih ketat.
Read more »
Pidato Powell Bikin Geger, Wall Street Ditutup BergejolakBursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street ditutup tak kompak pada perdagangan Rabu (28/6/2023).
Read more »
Wall Street Kacau Gegara Powel, Bursa Asia Malah Tampak HappyBursa Asia-Pasifik dibuka menguat, di tengah sikap investor yang kembali menimbang komentar dari Ketua The Fed di forum bank sentral Eropa.
Read more »