Potensi perubahan kebijakan The Fed mendorong aksi jual yang lebih luas.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wall Street ditutuup melemah pada Kamis waktu setempat, mengakhiri rentetan penutupan tertinggi sepanjang masa di tengah kekhawatiran atas perkembangan di Afghanistan. Kekhawatiran potensi perubahan kebijakan Federal Reserve AS mendorong aksi jual yang lebih luas.
Kaplan, yang saat ini bukan anggota pemungutan suara Komite Pasar Terbuka Federal, mengatakan dia yakin kemajuan pemulihan ekonomi menjamin pengurangan pembelian aset Fed mulai Oktober yang berlanjut pada bulan berikutnya." menyebabkan sedikit kekhawatiran terkait batas waktu, tetapi menurut saya pasar ekuitas berfokus pada masalah geopolitik," kata Megan Horneman, direktur strategi portofolio di Verdence Capital Advisors di HuntValley, Maryland.
"Kami akan melihat banyak pelaku pasar menganalisis setiap kata yang digunakan , tetapi pada akhirnya, mereka akan mulai meruncing," kata Horneman.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Waspada Dampak Tapering Off The Fed ke Ekonomi RIKebijakan pengetatan moneter (tapering off) bank sentral Amerika Serikat (AS) bakal berdampak pada ekonomi global, termasuk Indonesia. Berikut rinciannya.
Read more »
Dolar AS sedikit melemah, pelaku pasar tunggu hasil pertemuan The FedNilai tukar dolar AS melemah tipis pada perdagangan Rabu (25/8/2021) petang, ketika pelaku pasar menunggu pertemuan penting bank sentral Amerika Serikat, ...
Read more »
Rupiah melemah menanti pidato Gubernur The FedNilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi, bergerak melemah seiring pelaku pasar yang menanti ...
Read more »
Wall Street Ditutup Menguat Ditopang Saham PerbankanDow Jones Industrial Average naik 0,1% ke 35.405,5. S&P 500 naik 0,2% ke rekor tertinggi 4.496,19. Nasdaq naik 0,1% ke rekor tertinggi 15.041,86.
Read more »