Urgensi Pelarangan Iklan Rokok dalam RUU Omnibus Kesehatan

South Africa News News

Urgensi Pelarangan Iklan Rokok dalam RUU Omnibus Kesehatan
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 mediaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 77 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 34%
  • Publisher: 92%

Mengapa orang masih terus mengkonsumsi rokok meski produsen rokok sendiri menganjurkan untuk berhenti?

“Semua orang tahu merokok dapat menyebabkan penyakit serius dan adiktif. Tidak ada keraguan bahwa pilihan terbaik yang dapat diambil oleh perokok adalah berhenti merokok dan menghindari nikotin sepenuhnya.”

Masyarakat dunia dengan kesadaran kesehatan yang terus beringsut ke arah lebih baik, semakin hari semakin meninggalkan rokok. Sebagian bahkan berkomitmen menjadikan rokok sebagai bagian dari masa lalu . Selandia Baru, misalnya menetapkan aturan yang melarang keras semua anak yang lahir setelah 2008 membeli rokok seumur hidupnya.

Di tengah hasrat mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, Indonesia harus menelan kenyataan pahit sebagian pemuda cenderung memiliki perilaku berisiko yang berakibat pada terjadinya cedera, penyakit, dan kurangnya produktivitas. 73,3% pria usia produktif adalah perokok aktif, hanya 2 dari 10 pria muda di republik ini yang bukan hamba Tuhan Sembilan Senti.

Iklan rokok menjadi sarana industri untuk mempertahankan struktur sosial dan politik yang ada, dengan memperkuat norma dan citra yang melekat pada perilaku merokok. Gempuran iklan yang manipulatif-atraktif mengepung kesadaran subliminal publik, membentuk fantasi sebagaimana yang diinginkan industri sehingga tumbuh hasrat konsumen untuk terus menghisapnya.

Gempuran iklan rokok yang massif dan intens, mengadopsi Zizek, bahkan mempunyai kekuatan membangun ikatan emosional dan menyusup menjadi bagian dari identitas individu itu sendiri. Sehingga merokok sampai batas tertentu seakan menjadi bagian integral dari cara konsumen memandang dan mengartikan diri mereka sendiri, dan menjadi sulit bagi individu untuk melepaskan diri dari kebiasaan tersebut.Sejatinya RPJMN 2020-2024 dalam Arah Kebijakan dan Strategi poin 3.4.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

mediaindonesia /  🏆 2. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Belum Dapat Kerja? Profesi YouTuber Bisa Dicoba dan Jadi KayaBelum Dapat Kerja? Profesi YouTuber Bisa Dicoba dan Jadi KayaPendapatan YouTube dapat diperoleh salah satunya melalui iklan atau AdSense.
Read more »

Baju Hingga Wajah Rayyanza Cipung Cemong Abis, Iklan Sabun Cuci Pakaian Diduga Bakal BerdatanganBaju Hingga Wajah Rayyanza Cipung Cemong Abis, Iklan Sabun Cuci Pakaian Diduga Bakal BerdatanganRaffi Ahmad bagikan beberapa foto Rayyanza Cipung dengan penampilan beda dari biasanya. Kali ini, wajah hingga baju Rayyanza Cipung penuh dengan cat air hingga fans ramai lempar godaan soal endorse sabun cuci baju.
Read more »

Penampilan Jet Li Disebut Lebih Tua dan Kurus, Gegara Hipertiroid?Penampilan Jet Li Disebut Lebih Tua dan Kurus, Gegara Hipertiroid?Aktor laga Jet Li menjadi sorotan setelah muncul dalam sebuah iklan. Wajahnya disebut terlihat lebih tua 20 tahun dari usia sebenarnya.
Read more »

Ngaku Polisi saat Ditegur Merokok, Pemotor Ini Ternyata Hanya SopirNgaku Polisi saat Ditegur Merokok, Pemotor Ini Ternyata Hanya SopirBanyak kegiatan yang dilakukan para pemotor saat sedang melintas di jalan raya, yang tanpa disadari mengganggu pengguna jalan lain. Salah satunya, mengisap rokok. Asap da
Read more »

Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Ini Syarat Dalam Syariat IslamJangan Asal Beli Hewan Kurban, Ini Syarat Dalam Syariat IslamTerdapat syarat dalam syariat Islam dalam membeli hewan kurban, catat!
Read more »

Jokowi ke Pasar Palmerah Sambil Ditemani Wartawan GermanDalam beberapa kesempatan, Jokowi nampak berhenti dan mengobrol dalam bahasa Inggris dengan wartawan tersebut.
Read more »



Render Time: 2025-02-27 19:08:59