Dinas perdagangan dan perindustrian kota Banjarmasin mengaku gelaran operasi pasar ini sebagai upaya jangka pendek dalam mendorong stabilnya harga
"Untuk penanganan jangka panjang tentu perlu intervensi dari pemerintah pusat," ungkap Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar.
Untuk menjaga kestabilan harga minyak goreng di pasaran, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin memastikan menyampaikan kondisi di lapangan ke Kementerian Perdagangan pada 16 maret mendatang bersama pemerintah provinsi dengan harapan munculnya kebijakan baru dalam memudahkan warga mendapatkan minyak goreng yang dijual sesuai harga pemerintah.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Upaya Gencatan Senjata di Ukraina Bikin Harga Minyak Anjlok 5 Persen | Market - Bisnis.comNegosiator utama Ukraina mengatakan mereka sedang mengupayakan kemungkinan gencatan senjata dengan Rusia sehingga menekan harga minyak yang sebelumnya melonjak ke atas US$100 per barel.
Read more »
Harga minyak turun 4 dolar di tengah upaya akhiri perang Rusia-UkrainaHarga minyak turun sebanyak empat dolar AS per barel di perdagangan Asia pada Senin sore, memperpanjang penurunan pekan lalu karena upaya-upaya diplomatik ...
Read more »
Upaya Menyemai Perdamaian di UkrainaMeja perundingan merupakan cara terbaik menghentikan konflik di dunia. Walau belum menemukan kesepakatan, niat Ukraina dan Rusia untuk berunding menjadi harapan munculnya perdamaian di Ukraina. Riset andreas_yog AdadiKompas KompasData
Read more »
Warga Miskin di Sleman Terima Pasokan 34 Ribu Liter Minyak GorengPemkab Sleman bersama Bulog DIY menggelar operasi pasar minyak goreng untuk warga miskin. Sebanyak 34 ribu liter minyak goreng kemasan disebar ke sejumlah titik
Read more »
9 Ribu Liter Minyak Dikucurkan ke Masyarakat, Harga Rp 14 Ribu/LiterSebanyak 9 ribu liter minyak goreng disalurkan kepada masyarakat dengan harga Rp 14 ribu/liter.
Read more »