Uang Kian Langka di Afghanistan, Harga Pangan Meroket Pengangguran Naik

South Africa News News

Uang Kian Langka di Afghanistan, Harga Pangan Meroket Pengangguran Naik
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 tempodotco
  • ⏱ Reading Time:
  • 20 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 11%
  • Publisher: 63%

Uang Kian Langka di Afghanistan, Harga Pangan Meroket Pengangguran Naik TempoDunia

TEMPO.CO, Jakarta - Harga makanan mulai melonjak di Afghanistan sepekan sejak Taliban mengambil alih kekuasaan dari pemerintah. Kian banyak penduduk di Kabul, ibu kota Afghanistan yang berjuang hidup untuk mendapatkan makanan. Sementara lapangan kerja hilang dan kantor-kantor bank tutup.Ribuan orang berkerumun di luar pintu masuk bandara. Mereka berlomba untuk keluar dari Kabul sehingga menambah kekacauan di sana.

'Kondisi ekonomi di Afghanistan kian buruk ketika Taliban menyerbu ke Kabul pekan lalu. Nilai mata uang Afghanistan terhadap dolar Amerika terpuruk membuat harga makanan melambung tinggi.Harga pangan bahan pokok seperti tepung, minyak dan beras naik 10 hingga 20 persen dalam beberapa hari. Sementara bank-bank masih tutup sehingga banyak orang tidak dapat mengakses tabungan mereka.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

tempodotco /  🏆 12. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Mantan Ajudan Sebut Ashraf Ghani Tinggalkan Afghanistan Tanpa Membawa UangMantan Ajudan Sebut Ashraf Ghani Tinggalkan Afghanistan Tanpa Membawa UangSeorang mantan pejabat senior eks Presiden Afganistan Ashraf Ghani mengatakan Ghani meninggalkan Kabul pada 15 Agustus hanya dengan pakaian yang dia kenakan. TempoDunia
Read more »

Presiden Afghanistan Disebut Kabur Tanpa Baju Ganti dan UangPresiden Afghanistan Disebut Kabur Tanpa Baju Ganti dan UangPresiden Afganistan Ashraf Ghani disebut kabur tanpa baju ganti dan uang saat Taliban menguasai Kabul.
Read more »

Pedagang Ini Tetap Nekat Berdagang, Meski Harus Pakai Uang Pribadi Bayar KaryawanPedagang Ini Tetap Nekat Berdagang, Meski Harus Pakai Uang Pribadi Bayar KaryawanPedagang Ini Tetap Nekat Berdagang, Meski Harus Pakai Uang Pribadi Membayar Karyawan
Read more »

Uang Brankas di Kantor Pos Wlingi Digasak Maling, Puluhan Warga Terancam Batal Terima BSTUang Brankas di Kantor Pos Wlingi Digasak Maling, Puluhan Warga Terancam Batal Terima BSTPencuri nekat menggasak uang tunai yang tersimpan di dalam brankas Kantor Pos Wlingi. Tak main-main, uang senilai Rp45,9 juta ludes dibawa kabur pelaku. Uang Pencuri...
Read more »

Bantu Deddy Corbuzier Lewati Masa Kritis, Dokter Ini Diberi Uang Tunai Sekoper dan 1 Unit MobilBantu Deddy Corbuzier Lewati Masa Kritis, Dokter Ini Diberi Uang Tunai Sekoper dan 1 Unit MobilDokter Gunawan menjadi salah satu ahli medis yang membantu Deddy Corbuzier keluar dari masa kritis akibat badai sitokin. Dokter Gunawan menjadi salah satu ahli...
Read more »

Awal Perdagangan, Rupiah dan Mata Uang Asia MenguatAwal Perdagangan, Rupiah dan Mata Uang Asia MenguatTransaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.415-Rp 14.435 per dolar AS.
Read more »



Render Time: 2025-04-05 16:31:15