Tuntut Tambahan Penghasilan, Nakes di Kupang Unjuk Rasa | merdeka.com

South Africa News News

Tuntut Tambahan Penghasilan, Nakes di Kupang Unjuk Rasa | merdeka.com
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 merdekadotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 51 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 24%
  • Publisher: 51%

Tuntut Tambahan Penghasilan, Nakes di Kupang Unjuk Rasa

Seorang tenaga nutrisionis dari Puskesmas Oepoi, Paulina Foni mengatakan, tambahan penghasilan tenaga kesehatan yang bekerja di puskesmas saat ini berdasarkan draf tim TPP dan berbeda dengan ASN lain.

"Sesuai draf yang dikeluarkan tim TPP itu berdasarkan kinerja kita setiap bulan, sehingga kita mau pertanyakan kenapa beda dengan ASN pada umumnya," ungkapnya.Paulina memaparkan, mereka ingin mempertanyakan dasar yang digunakan sehingga rincian nakes pada draf TPP semua jenjang dan kelas nakes hanya menerima Rp600.000. Sementara ASN lain diberi Rp1.000.000 hingga Rp2.000.000.

Ia menambahkan, sebelumnya mereka menerima dana kesra serta lauk-pauk sebesar Rp1.360.000.000. Namun tambahan itu telah dialihkan berbasis kinerja sejak tahun lalu dengan tuntutan kerja sesuai tupoksi."Sudah dialihkan berbasis kinerja dan telah dilaksanakan dari tahun lalu, dengan tuntutan kerja sesuai tupoksi masing-masing yang akan dibayarkan sesuai dengan apa yang kita kerjakan, ada perbedaan dengan ASN lain," ungkapnya.

Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore mengatakan, dia akan meminta pembentukan tim agar bisa dilakukan pengecekan secara bersama, apakah yang disampaikan itu benar atau tidak.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

merdekadotcom /  🏆 36. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Sambung Listrik Langsung dari Tiang, Warga Kupang Tewas Tersetrum | merdeka.comSambung Listrik Langsung dari Tiang, Warga Kupang Tewas Tersetrum | merdeka.comSeorang warga Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Mistisa Melkisedek Beti (31), ditemukan tewas di rumahnya, Rabu (6/4). Dia diduga tersengat aliran listrik yang disambung langsung dari tiang milik PLN.
Read more »

Kisah Jenazah Ditolak Anak dan Istri di Kupang, Akhirnya Dimakamkan Dinas Sosial | merdeka.comKisah Jenazah Ditolak Anak dan Istri di Kupang, Akhirnya Dimakamkan Dinas Sosial | merdeka.comPeristiwa miris terjadi menyusul penemuan mayat di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Jasad pria itu berhasil diidentifikasi, namun pihak keluarga tidak ingin menerima jenazahnya.
Read more »

Di Kupang, Kapal Pole and Line Terus Berkurang hingga Berdampak pada Pasokan Kebutuhan Ikan CakalangDi Kupang, Kapal Pole and Line Terus Berkurang hingga Berdampak pada Pasokan Kebutuhan Ikan CakalangPer April 2022 ini hanya tersisa sekitar 8 unit kapal yang terdiri dari 6 unit kapal kayu dan 2 unit kapal fiber.
Read more »

Terjerat OTT, Kadis PUPR Kota Kupang Tidak DitahanTerjerat OTT, Kadis PUPR Kota Kupang Tidak DitahanKEPALA Dinas PUPR Kota Kupang, HNM, terjerat operasi tangkap tangan (OTT) Tim Satgas Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT) Kamis (7/4) malam. Namun, HNM tidak ditahan.
Read more »

Antisipasi Bencana, Lumbung Sosial Pangan Dibangun di Kabupaten KupangPemerintah membangun lumbung sosial pangan di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, dalam rangka mengantisipasi dampak bencana. Kabupaten Kupang terpilih karena daerah ini sangat rawan bencana. Nusantara AdadiKompas
Read more »



Render Time: 2025-04-06 19:53:34