Tuberkulosis di Kendari Melambung, Puluhan Pasien Meninggal

South Africa News News

Tuberkulosis di Kendari Melambung, Puluhan Pasien Meninggal
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 hariankompas
  • ⏱ Reading Time:
  • 50 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 23%
  • Publisher: 70%

Penyakit tuberkulosis masih menjadi pekerjaan besar di Kendari, Sulawesi Tenggara. Selama tiga tahun terakhir, angka kasus terus melonjak dengan jumlah korban meninggal yang terus bertambah. Nusantara AdadiKompas

kepada warga dalam kegiatan Active Case Finding TBC di Kantor Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Banten, Kamis .

Bahkan, jika dibandingkan pada 2020 sebanyak 476 kasus, jumlah kasus pada 2022 meningkat hampir tiga kali lipat. Sementara itu, jumlah kasus meninggal pada 2020 sebanyak 19 orang. Saat ini, ia melanjutkan, pemantauan dilakukan secara kontinu di setiap fasilitas kesehatan, baik rumah sakit maupun puskesmas. Sebelumnya, pemantauan kasus hanya dilakukan di puskesmas.Kader juga disiapkan di tiap puskesmas untuk melakukan pemantauan berkala. Para kader ini tidak hanya bertugas memantau, tetapi juga memonitor pengobatan pasien. Sebab, pengobatan tuberkulosis berlangsung minimal enam bulan hingga dua tahun untuk kasus yang telah resistan.

Kepala Dinkes Kendari Rahminingrum menuturkan, salah satu penyebab kasus tuberkulosis sulit ditangani adalah masih adanya keengganan orang untuk berobat. Hal ini terjadi karena berbagai hal, mulai dari faktor malas, menganggap enteng, hingga malu terhadap lingkungan. Belum lagi dengan pengobatan jangka panjang yang membutuhkan kedisiplinan.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

hariankompas /  🏆 8. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Gempa Guncang Sulawesi Tengah, BMKG: Akibat Subduksi Lempeng SulawesiGempa Guncang Sulawesi Tengah, BMKG: Akibat Subduksi Lempeng SulawesiGempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Sulawesi.
Read more »

Menaker: Industri Pertambangan Butuh Tenaga Kerja KompetenMenaker: Industri Pertambangan Butuh Tenaga Kerja KompetenKompetensi penggunaan alat berat ini sangat diperlukan karena di Sulawesi Tenggara banyak sekali industri pertambangan.
Read more »

Ratusan Warga Konawe Bentrok di Perusahaan Tambang, 1 TerlukaRatusan Warga Konawe Bentrok di Perusahaan Tambang, 1 TerlukaRatusan warga Desa Lalomerui, Kecamatan Routa, Konawe, Sulawesi Tenggara, menggerebek kantor pertambangan PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM). Aksi unjukrasa ini diwarnai...
Read more »

Kecelakaan Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara, 25 Persen Koban MatiKecelakaan Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara, 25 Persen Koban MatiIndonesia menjadi juara di level Asia Tenggara untuk angka kasus kecelakaan lalu lintas.
Read more »

Indonesia Terbanyak Kecelakaan di Asia Tenggara, Erick Thohir Tekankan Pentingnya Keselamatan BerkendaraIndonesia Terbanyak Kecelakaan di Asia Tenggara, Erick Thohir Tekankan Pentingnya Keselamatan BerkendaraErick Thohir menekankan pentingnya keselamatan mengemudi atau safety riding saat bertemu pelajar dalam edukasi berlalu lintas yang digelar PT Jasa Marga.
Read more »

Cuaca Hari Ini, BMKG Masih Tetapkan Siaga untuk Sulawesi SelatanCuaca Hari Ini, BMKG Masih Tetapkan Siaga untuk Sulawesi SelatanDalam prediksi cuaca hari ini, Kamis 16 Februari 2023, BMKG juga menetapkan yang sama untuk wilayah NTT dan Banten. Simak selengkapnya berikut ini.
Read more »



Render Time: 2025-03-01 02:27:11