Trump menyebut serangan bom di bandara Kabul, Afghanistan, yang menewaskan 13 tentara AS sebagai 'hal paling memalukan yang pernah terjadi' pada AS.
dan, Jumat , dua serangan bom bunuh diri yang mengguncang bagian luar Bandara Internasional Hamid Karzai pada Kamis malam waktu setempat, menewaskan sedikitnya 85 orang, termasuk 13 tentara AS dan 28 petempur Taliban.
Ledakan bom terjadi di tengah kerumunan yang berkumpul di gerbang bandara Kabul menunggu evakuasi. Kelompok radikal Khorasan, atau ISIS-K, mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom tersebut. "Ini sangat menyedihkan. Mungkin dari sudut pandang taktik militer, dan ini memalukan, hal paling memalukan yang pernah terjadi pada negara kita; kita terlihat seperti orang bodoh di mata seluruh dunia, kita lemah, kita menyedihkan, kita dipimpin oleh orang-orang yang tidak tahu apa yang mereka lakukan," sebut Trump.Komitmen untuk menarik tentara AS sepenuhnya dari Afghanistan disepakati pada era pemerintahan Trump dengan Taliban pada Februari 2020.
"Mereka lupa satu hal, mereka lupa membawa orang-orang bersama mereka dan perlengkapan bersama mereka, yang berarti mereka lupa untuk membawa perlengkapan militer terhebat di dunia bersama mereka, dan itu sulit dipercaya, sebenarnya, karena seorang anak saja bisa memahaminya. Anda mengeluarkan militer terakhir. Seorang anak akan bisa memahami itu. Bagaimana bisa mereka melakukan ini pada negara kita?" ucapnya.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Jenderal Top Afghanistan: Kami Dikhianati Trump, Biden dan GhaniMantan jenderal top Afghanistan menyalahkan mantan Presiden AS Donald Trump, Presiden Joe Biden, dan mantan presiden Afghanistan Ashraf Ghani atas keberhasilan...
Read more »
Jenderal Top Afghanistan: Kami Dikhianati Trump, Biden, dan GhaniMantan jenderal bintang tiga yang pernah memimpin pasukan khusus Afghanistan, Sami Sadat, menyatakan bahwa Afghanistan dikhianati para politikus.
Read more »
Parlemen Demokrat Desak Biden Akhiri Kebijakan Imigrasi Donald TrumpPengadilan tinggi AS memerintahkan program 'tinggal di Meksiko' diaktifkan kembali.
Read more »
Demokrat desak Biden lawan dimulainya kembali kebijakan imigrasi TrumpAnggota parlemen Partai Demokrat dan pendukung imigrasi mendesak Presiden Joe Biden pada Rabu (25/8) untuk mengambil langkah baru guna mengakhiri kebijakan ...
Read more »
Hakim AS Jatuhkan Sanksi Terhadap Pengacara TrumpSeorang hakim federal AS, Rabu (25/8) menjatuhkan hukuman finansial dan sanksi-sanksi lainnya terhadap sembilan pengacara yang memiliki hubungan dengan mantan Presiden Donald Trump. Hakim itu memutuskan bahwa gugatan hukum mereka yang menantang hasil pemilu 2020 di negara bagian Michigan...
Read more »