Traveling ke Paris, Turis Ini Kesal Museum Louvre Padat dan Antrean Semrawut TempoTravel
TEMPO.CO, Jakarta - Seorang turis mengecam salah satu atraksi utama Prancis, Museum Louvre di Paris, karena terlalu ramai wisatawan. Hal itu membuat dia tidak nyaman dan ogah berkunjung ke situ lagi.Museum Louvre adalah rumah bagi banyak lukisan terkenal di dunia. Tapi lebih dari 70 persen turis yang mengunjungi Museum Louvre datang untuk mengagumi lukisan paling terkenal karya Leonardo da Vinci: Mona Lisa.
'Mereka membiarkan semua orang masuk dan sikut-sikutan agar bisa ke depan. Sangat bodoh,' seorang pengguna Reddit lainnya menulis. 'Sejujurnya saya bahkan tidak akan mengacaukannya. Saya tidak perlu mengatakan bahwa saya telah melihat Mona Lisa,' yang lain berkomentar. Turis yang tidak tertarik dengan ketenaran Mona Lisa dapat mengunjungi salah satu kamar yang lebih tenang di Louvre.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Turis Meksiko Diperkosa Massal di Kaki Menara Eiffel Paris, 2 Tersangka DitahanDua pria yang dicurigai terlibat pemerkosaan massal (berkelompok) terhadap turis asal Meksiko di taman Champ de Mars, ditangkap.
Read more »
Heboh Turis Meksiko Diperkosa di Menara Eiffel Paris, Polisi Tangkap 2 TersangkaHeboh Turis Meksiko Diperkosa di Menara Eiffel Paris, Polisi Tangkap 2 Tersangka TempoDunia
Read more »
Helikopter Turis Tersangkut Kabel Listrik di Siberia, 4 Orang TewasSebanyak empat orang tewas dan sepuluh orang lainnya terluka setelah satu helikopter yang membawa turis kecelakaan di Wilayah Altai, barat daya Siberia. Sebanyak...
Read more »
Kriteria Turis yang Sering Jadi Sasaran Copet dan Tips untuk MenghindarinyaCopet menyukai turis yang kelihatan tidak berdaya atau kebingungan karena perhatiannya mudah dialihkan.
Read more »
Setelah 100 Tahun Sungai Seine Akan Dipakai Berenang Lagi untuk Ajang Olimpiade Paris 2024Paris merencanakan untuk menjadikan Sungai Seine sebagai titik sentral Olimpiade Paris 2024. Nantinya, sungai tersebut memungkinkan untuk dijadikan tempat perlombaan renang.
Read more »