TNI AL amankan benda mirip rudal
ANTARA - TNI AL berhasil mengamankan dan membawa dua unit benda asing mirip peluru kendali yang ditemukan nelayan asal Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, ke pelabuhan Sarana Pemeliharaan dan Perbaikan Pangkalan Utama TNI AL VI/Makassar.
Kedua barang tersebut yang tiba di Makassar menggunakan KRI Fatahillah-361 pada Sabtu, selanjutnya setelah diserahterimakan dari Panglima TNI AL Guskamla Koarmada II, Laksamana I TNI I Gung Putu Alit Jaya kepada Komandan Lantamal VI Makassar Laksamana Satu TNI Dr Benny Sukandari, akan diteruskan Departemen Pengembangan dan Penelitian TNI AL untuk penelitian lebih lanjut.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
TNI AL Akan Teliti Benda Mirip Rudal yang Ditemukan di Laut SelayarBenda mirip rudal ditemukan di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulsel. TNI AL akan meneliti kejelasan benda tersebut bersama para ahli.
Read more »
TNI AL simpan benda mirip rudal dari Kepulauan SelayarTNI AL berhasil mengamankan dan membawa dua unit benda asing yang mirip rudal yang ditemukan nelayan dari Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, ke ...
Read more »
Gagalkan 91 Penyelundupan Pekerja Migran Ilegal, TNI AL Harap BP2MI TerbukaSebanyak 91 Pekerja Migran ilegal berhasil diselamatkan TNI AL dari upaya penyelundupan ke luar negeri. Penyelamatan itu dilakukan di tiga lokasi berbeda. Sebanyak...
Read more »
BREAKING NEWS: KKB Serang Anggota TNI di Bandara Ilaga, Praka Fermansyah Terluka Tembak - Tribunnews.comPraka Fermansyah dalam kondisi sadar dan sudah dievakuasi menuju Puskesmas Ilaga, Kabupaten Puncak dengan menggunakan ambulance milik Bandara Illaga.
Read more »
TNI Ungkap Benda Mirip Rudal 'Made In USA' di Laut Selayar Masih AktifTNI Angkatan Laut mengungkap benda ditemukan di laut Selayar bukan rudal tapi lebih mirip alat perekam data bawah laut. Benda ini dipastikan aktif hingga kini.
Read more »
Bangun Wilayah Pertahanan di IKN, Panglima TNI Sebut Butuh 4.500 HektarPanglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengatakan, TNI membutuhkan sekitar 4.500 hektar untuk membangun wilayah pertahanan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Read more »