TikToker Cantik Ini Diserang Ratusan Pria Secara Seksual saat Syuting Sindonews BukanBeritaBiasa .
ISLAMABAD - Seorang wanita bintang TikTok di Pakistan diserang secara seksual oleh ratusan pria saat dia merekam video atau syuting di taman. Polisi setempat kini menyelidiki serangan yang memuakkan tersebut.
Ayesha Akram, sang Tiktoker cantik berada di Minar-e-Pakistan, sebuah taman monumen nasional di Lahore, untuk memfilmkan orang-orang yang merayakan Hari Kemerdekaan Pakistan pada siang hari 14 Agustus lalu.Sekelompok besar pria mendekatinya untuk mengambil foto narsis. Apa yang terjadi selanjutnya adalah serangan mengerikan, di mana para pria mulai merobek pakaiannya dan terus menyerangnya.
“Saya tidak bisa mengerti apa-apa. Orang-orang menyiksa dan membelai saya. Tidak ada bagian tubuh saya yang tidak memar,” kata Akram dalam sebuah wawancara dengan media lokal. Sebuah ponsel, kartu identitas dan uang tunai juga diduga dicuri dari salah satu temannya.Penyanyi dan penulis lagu Pakistan, Farhan Saeed, menulis di Twitter bahwa dia"jijik, marah, patah hati, dan malu" dengan serangan itu.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Viral Pengakuan Model Cantik Lihat UFO, Ini Efek yang DirasakannyaModel asal Argentina Nicole Neumann membuat pengakuan yang kontroversial. Model dan presenter cantik itu mengatakan bahwa dia melihat UFO.
Read more »
Fakta Mengerikan di Balik Kisah Pria yang Hidup dengan 9 Boneka CantikEverard Cunion terobsesi hidup dengan boneka wanita. Namun di balik obsesinya ini dia memiliki sederet fakta mengerikan. Berikut faktanya:
Read more »
Bidan Cantik Berjibaku Bantu Proses Persalinan di Atas Perahu dan Terjangan Gelombang LautVideo aksi seorang bidan cantik viral di media sosial. Bidan Desa Lantibung, Kecamatan Bangkurung, Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah tersebut, berjibaku Video...
Read more »
OnlyFans Bakal Larang Konten Pornografi Mulai 1 OktoberOnlyFans menyebut akan melarang penggunanya mengunggah konten mengandung 'perbuatan seksual secara eksplisit' alias pornografi.
Read more »