Wall Street jatuh pada hari Selasa (5/4/2022) setelah the Fed mengindikasikan bisa mengambil pendekatan yang lebih agresif.
New York, Beritasatu.com - Wall Street jatuh pada hari Selasa setelah Gubernur Federal Reserve Lael Brainard mengindikasikan bank sentral AS bisa mengambil pendekatan yang lebih agresif dalam pengetatan kebijakannya.
Nasdaq Composite turun 2,26% menjadi 14.204,17. Dow Jones Industrial Average kehilangan 280,7 poin, atau 0,8%, ditutup pada 34.641,18. S&P 500 turun 1,26% menjadi 4.525,12 setelah membukukan kenaikan dua hari berturut-turut. Gubernur Fed Lael Brainard mengatakan pada hari Selasa bahwa bank sentral dapat mulai mengurangi neraca secepatnya setelah Mei dan akan melakukannya dengan"cepat."
"Saat ini, inflasi terlalu tinggi dan memiliki risiko upside. Komite siap untuk mengambil tindakan yang lebih kuat jika indikator inflasi dan ekspektasi inflasi menunjukkan bahwa tindakan tersebut diperlukan,” kata Brainard, Selasa waktu setempat.Dia juga menunjukkan bahwa kenaikan suku bunga bisa dilakukan lebih agresif dari kenaikan 0,25 poin persentase yang lebih umum.
The Fed telah menyetujui satu kenaikan suku bunga 0,25% pada pertemuan Maret, yang pertama dalam lebih dari tiga tahun dan kemungkinan salah satu dari sekian kali yang akan terjadi tahun ini.Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Sinyal Resesi AS Masih Awet, Wall Street Bergerak MenyampingBursa saham Amerika Serikat (AS) bergerak menyamping pada pembukaan perdagangan Senin (4/4/2022)
Read more »
Bursa Asia Menguat Ikuti Pergerakan Wall StreetBursa Asia-Pasifik naik pada perdagangan Selasa pagi (5/4/2022) karena investor menantikan keputusan suku bunga terbaru Reserve Bank of Australia.
Read more »
Hentikan Reli 2 Hari, Wall Street Dibuka di Zona MerahBursa saham Amerika Serikat (AS) meelmah pada pembukaan perdagangan Jumat (1/4/2022)
Read more »
Mirip Gaya The Fed, RBA Sabar Dulu Agresif Kemudian?Bank sentral Australia (Reserve bank of Australia/RBA) mulai merubah sikapnya terkait peluang kenaikan suku bunga di tahun ini
Read more »
The Fed Mencari Upaya Menuju Suku Bunga NetralTujuan dari The Fed telah berubah karena medannya pun ikut berubah, ditambah dengan variabel x dari perang antara Ukraina-Rusia.
Read more »
Sinyal Resesi AS Masih Awet, Wall Street Bergerak MenyampingBursa saham Amerika Serikat (AS) bergerak menyamping pada pembukaan perdagangan Senin (4/4/2022)
Read more »