Tanpa Konsesi Konkret, Rusia Tak Mau Kembali ke Kesepakatan Laut Hitam

South Africa News News

Tanpa Konsesi Konkret, Rusia Tak Mau Kembali ke Kesepakatan Laut Hitam
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 hariankompas
  • ⏱ Reading Time:
  • 73 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 33%
  • Publisher: 70%

Rusia tak mau kembali ke kesepakatan ekspor biji-bijian Laut Hitam sampai ada kejelasan terkait ekspor makanan dan pupuk Rusia yang tersandera sanksi dari Barat. Internasional AdadiKompas

Seorang pekerja mengatur kantong-kantong gandum di pasar biji-bijian di ibu kota Libya, Tripoli, pada 22 Juli 2023. Rusia mengeluarkan peringatan terselubung atas masa depan ekspor biji-bijian melalui Laut Hitam setelah menolak memperpanjang perjanjian yang memungkinkan pengiriman yang aman bagi kapal kargo dari pelabuhan Ukraina.

Penting bagi Rusia, kata Peskov, untuk membahas pasokan biji-bijian dengan negara-negara Afrika pada KTT Rusia dan Afrika yang akan diadakan pada 27-28 Juli 2023 di Saint Petersburg, Rusia. KTT ini adalah yang kedua kali setelah yang pertama diadakan di Sochi, Rusia, pada 2019.Tumpukan biji-bijian jagung terlihat di dermaga Pelabuhan Laut Izmail, Odesa, pada 22 Juli 2023.

Selama beberapa hari terakhir, Rusia berusaha meyakinkan negara-negara mitranya di Afrika bahwa mereka prihatin dengan masalah itu. Oleh karena itu, Rusia “tanpa keraguan” siap mengekspor biji-bijian ke negara-negara termiskin di Afrika dengan harga murah atau gratis.Rusia disebutkan akan mengirimkan 10 juta ton biji-bijian ke Afrika pada paruh pertama tahun ini. Sejak awal serangan ke Ukraina, Rusia sudah berusaha memperkuat hubungan diplomatik dan keamanan dengan Afrika.

Peskov menegaskan Rusia mengembangkan hubungan yang bersahabat dan konstruktif berdasarkan rasa saling menghormati. Rusia menuding negara-negara Barat, khususnya Amerika Serikat mencoba menyabotase KTT Rusia-Afrika dengan menekan negara-negara Afrika untuk tidak berpartisipasi. Joseph Siegle dari Pusat Kajian Strategis Afrika memperkirakan Rusia akan mencoba menarik negara-negara Afrika seperti Ethiopia, Kongo, Nigeria, dan Senegal untuk menjadi “kelompok temannya”. Afrika selama ini menjadi wilayah yang paling ramah terhadap Rusia dibandingkan wilayah manapun di dunia.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

hariankompas /  🏆 8. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Sekjen PBB Desak Rusia Kembali dalam Kesepakatan Biji-bijian Laut HitamSekjen PBB Desak Rusia Kembali dalam Kesepakatan Biji-bijian Laut HitamSekjen PBB Antonio Guterres mendesak Rusia untuk kembali dalam kesepakatan ekspor biji-bijian Ukraina ke Laut Hitam.
Read more »

Hati-hati! Ada Potensi Gelombang Sangat Tinggi di Laut Selatan Jawa TengahHati-hati! Ada Potensi Gelombang Sangat Tinggi di Laut Selatan Jawa TengahBMKG memperkirakan gelombang sangat tinggi ada di laut selatan Jawa Tengah, Jawa Barat, dan DI Yogyakarta.
Read more »

Ketersediaan Pangan Dunia TerancamKetersediaan Pangan Dunia TerancamLangkah Rusia mundur dari inisiatif biji-bijian Laut Hitam berpotensi menaikkan harga pangan dunia, seperti gandum dan jagung. Indonesia perlu mengantisipasi kondisi ini. Internasional AdadiKompas
Read more »

Mengantisipasi Lonjakan Harga PanganMengantisipasi Lonjakan Harga PanganTak cukup dengan dampak El Nino, Indonesia kini juga dibayangi ancaman lonjakan kembali harga pangan dunia akibat mundurnya Rusia dari inisiatif biji-bijian Laut Hitam. TajukRencana AdadiKompas
Read more »

TNI Kupas Perang Rusia-UkrainaTNI Kupas Perang Rusia-UkrainaPerang Rusia-Ukraina adalah soal kedaulatan negara. Dalam perspektif intelijen strategis, perang itu adalah perang antara Barat dan Rusia menggunakan proksi Ukraina. Polhuk AdadiKompas
Read more »

Lituania Desak Uni Eropa Gunakan Pelabuhan Baltik untuk Ekspor Gandum UkrainaLituania Desak Uni Eropa Gunakan Pelabuhan Baltik untuk Ekspor Gandum UkrainaLituania, pada Senin (24/7), mendesak Uni Eropa agar menggunakan pelabuhan-pelabuhan Baltik untuk mengekspor gandum Ukraina setelah Rusia menolak memperbarui kesepakatan 2022 tentang perjalanan aman ekspor pangan tersebut melalui Laut Hitam. Rusia mengatakan siap kembali ke perjanjian itu,...
Read more »



Render Time: 2025-02-26 13:43:55