Polda Maluku meringkus MAR alias Bunda Mirna yang diduga merupakan bos para penambang emas ilegal di kawasan Gunung Botak, Kabupaten Buru, Maluku
Wanita berusia 47 tahun yang berdomisili di Desa Kayeli, Kecamatan Teluk Kayeli, Kabupaten Buru itu ditangkap di sebuah gudang bersama barang bukti berupa sejumlah bahan berbahaya seperti sianida, karbon, kapur api, dan kostik.Kepala Bidang Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat mengungkapkan, Mirna ditangkap setelah pihaknya mendapat informasi dari masyarakat. Tim kemudian melakukan penggeledahan di sebuah gudang penyimpanan barang dan ruangan tertutup miliknya.
Menurut Roem, dari hasil penyelidikan yang dilakukan, pelaku selama ini diketahui merupakan penyedia bahan kimia bagi para penambang ilegal di Gunung Botak. Saat ini, Mirna telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Ditemukan Cicak Papeda, Spesies Baru dari Tanah MalukuPusat Penelitian Biologi Badan Riset Nasional dan Inovasi (BRIN) mengidentifikasikan cecak jarilengkung jenis baru. Seperti apa bentuk dan cirinya?
Read more »
Gempa M 5 Terjadi di Maluku Tenggara BaratGempa bumi magnitudo (M) 5 terjadi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku. Gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Read more »
Gempa M5 Guncang Maluku Tenggara Barat : Okezone NewsGempa dengan kekuatan magnitudo M 5 mengguncang Maluku Tenggara Barat pada pukul 0023 WIB - Nusantara - Okezone News
Read more »
Punya Corak Warna Unik, Ini Spesies Cicak Jarilengkung dari Pulau Obi Maluku UtaraSpesies cica unik ini diidentifikasi sebagai Cicak Jarilengkung jenis baru berasal dari Kawasi, Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Spesies...
Read more »
Bermain di Saluran, 2 Bocah Asal Gunung Kidul Tenggelam di GroboganDiajak menengok nenek yang sakit di Desa Kemiri, Kecamatan Gubug, Grobogan, dua bocah kakak beradik tenggelam di saluran pembuangan Sungai Tuntang.
Read more »