Hujan deras membuat bencana tanah longsor di Desa Legok, Kabupaten Tangerang.
REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Bencana tanah longsor di Desa/Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang merusak bangunan Pondok Pesantren Assyzahu pada Rabu . Pergerakan tanah dipicu hujan deras di sekitar lokasi.
Berdasarkan informasi dari salah satu saksi, kata Munir, peristiwa bencana longsor tersebut terjadi pada pukul 15.17 WIB, ketika hujan dengan intensitas yang cukup tinggi mengguyur wilayah setempat."Untuk laporan, kita terima pada pukul 22.42 WIB. Namun, dari keterangan santri di sana kejadian tanah longsor itu terjadi pukul 15.17 WIB," katanya.
"Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, hanya bangunan tempat pencucian pakaian saja yang ambles atau rusak," ujarnya.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Hujan Deras, Pesantren Assyzahu di Legok Tangerang LongsorHujan deras yang mengguyur wilayah Tangerang pada Rabu, 18 Mei 2022 sore membuat area sebuah pesantren di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang mengalami longsor....
Read more »
Diguyur Hujan Deras, 4 Desa Hingga Jalan Trans-Sulawesi Terendam Banjir!Banjir terjadi pada Selasa (17/05) malam, genangan banjir bahkan menutup jalan Trans-Sulawesi, membuat petugas gabungan dari BPBD & Polda Gorontalo dikerahkan.
Read more »
6 Kabupaten/Kota di Bali Diguyur Hujan, Waspadai Potensi Bahaya IniPrakiran cuaca Selasa hari ini, 6 kabupaten/kota di Bali diguyur hujan, waspadai potensi bahaya ini cuaca
Read more »
Desa Pasir Mukti jadi Rumah Restorative Justice di Kabupaten Bogor | merdeka.comRestorative Justice merupakan penyelesaian perkara pidana dengan melibatkan beberapa pihak. Seperti korban, pelaku hingga tokoh masyarakat.
Read more »
Menengok Lokasi Syuting Desa Penari dalam Film KKN Desa PenariFilm KKN Desa Penari menjadi film produksi anak bangsa yang paling banyak diburu di bioskop-bioskop tanah air. Tak ada yang menyangka jika lokasi pengambilan gambar...
Read more »