Lini tambang nikel Harita Group mengincar dana hingga Rp15,11 triliun dengan harga pelaksanaan dalam rentang Rp1.250.
Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Konglomerasi Harita Group, PT Trimegah Bangun Persada Tbk, resmi memulai penawaran harga saham perdana Rp1220-Rp1.250.
"Program ESA ini dialokasikan dalam bentuk saham jatah pasti," tertulis dalam prospektus hari ini, Rabu . Dana IPO jumbo ini akan digunakan untuk membayar utang kepada grup dan bank, modal kerja, dan digunakan sebagai dana yang akan dipinjamkan ke anak usaha. Selanjutnya 2,12 persen akan digunakan untuk belanja modal, 32,27 persen dipinjamkan ke anak usaha, sedangkan 38,08 persen untuk modal kerja.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
BINUS Masuk Top 250 Program S2 Bisnis di Dunia versi Lembaga InggrisProgram S2 BINUS Business School masuk ke jajaran Top 250 Program S2 Bisnis versi Quacquarelli Symonds (QS) Global MBA Rankings 2023.
Read more »
BSI Salurkan Rp 250 Juta untuk Korban Gempa Turki |Republika OnlineBSI dan BSI Maslahat berkomitmen memberikan dukungan terbaik kepada korban gempa.
Read more »
Harga Emas Pegadian Melambung, Jenis Antam Nyaris Rp1,1 JutaHarga emas batangan di PT Pegadaian naik pada perdagangan hari ini, Senin (13/3/2023).
Read more »
Harga emas Antam hari ini Rp1,054 juta per gramHarga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam dipantau dari laman Logam Mulia pada Senin pagi, naik Rp5.000 menjadi Rp1.054.000 per ...
Read more »
Rp1,3 Miliar untuk Tekan Inflasi Banjarbaru, BBM untuk Paman Sayur pun Sampai DisubsidiPemerintah Kota Banjarbaru mengucurkan anggaran sekitar Rp1,3 miliar belanja tidak terduga (BTT) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Banjarbaru khusus di bulan Maret 2023.
Read more »
Disepakati RUPST, BRI (BBRI) Gelar Buyback Saham Rp1,5 TriliunRapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Bank Rakyat indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menyepakati pembelian saham kembali atau buyback Rp1,5 triliun.
Read more »